September, Situs Tinkerlust Luncurkan Fitur Sewa Barang Branded Bekas

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Martha Ruth Thertina

17/8/2019, 09.38 WIB

Pendiri Tinkerlust berencana meluncurkan aplikasi Tinkerlust, tahun depan.

Tinkerlust, sewa barang branded, beli barang branded online, beli barang bekas
Instagram @tinkerlustid
Tinkerlust, situs jual beli barang mode bermerek bekas, akan meluncurkan fitur sewa barang pada September 2019.

Tinkerlust, situs jual beli barang mode bermerek bekas, akan meluncurkan fitur sewa barang pada September 2019. Fitur ini disediakan untuk membantu masyarakat menggunakan barang yang disukai tanpa harus membeli.

Co-founder dan CEO Tinkerlust Shamira Shihab mengatakan, fitur ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat. "Kami lihat pasarnya, konsumen itu sudah mulai sadar dengan tidak mau memiliki barang, melainkan ingin minimalist fashion,” ujarnya saat ditemui di sela-sela acara Exabytes e-Commerce Conference di Jakarta, Rabu (14/8) lalu.

Pengguna yang ingin menikmati layanan sewa akan diminta untuk mengisi sejumlah kuis yang menggambarkan kepribadian dan karakter mode mereka. Setelah itu, mereka akan diberi rekomendasi produk yang sesuai dan dapat disewa sekali pakai ataupun secara berlangganan.

(Baca: Fesyen Lokal This Is April Akan Ekspansi ke Brunei dan Singapura)

Shamira optimistis, kehadiran fitur sewa bisa mendorong bisnisnya semakin berkembang. Adapun manajemen Tinkerlust menarik komisi sebesar 10% sampai 30% dari setiap transaksi jual-beli di platform-nya. "(Besarannya) tergantung jenis barangnya," ujarnya.

Tinkerlust berdiri pada 2016, berawal dari kesulitan Shamira yang ingin menjual barang mode bekas miliknya, namun tidak memiliki banyak waktu. Ia pun ingin memberikan solusi kepada perempuan yang memiliki problematika yang sama dengannya. Tinkerlust membantu dari mulai pengurusan foto barang, hingga penyimpanan dan pengiriman barang.

(Baca: Tiga Produk Fesyen Mewah Ini Bisa Jadi Medium Investasi)

Ia mengatakan, platformnya tak hanya menjual barang bermerek bekas saja, melainkan ada pula barang bermerek yang belum pernah dipakai sama sekali karena pemiliknya merasa tidak cocok. Perusahaan menjamin bahwa produk bermerk di platfromnya terjamin keasliannya karena melalui seleksi dari tim Tinkerlust yang saat ini berjumlah 70 orang.

"Kami kurasi barang-barang tersebut secara satu per satu, karena kami punya formula untuk mengeceknya," ujarnya.

Untuk meminimalkan kemungkinan kecurangan dalam transaksi, Tinkerlust memiliki mekanisme khusus. Penjual diwajibkan mendaftarkan produknya untuk dikurasi kemudian disimpan dalam gudang perusahaan. Selanjutnya, proses jual beli dilakukan melalui situs Tinkerlust.com.

Shamira mengklaim pertumbuhan transaksi di platformnya berkisar 10% sampai 15% per bulan. Hingga saat ini, Tinkerlust telah menjual lebih dari 60 ribu produk mode bermerek meliputi pakaian, tas, sepatu, aksesoris, dan makeup dari sekitar 5 ribu penjual yang terdaftar.

(Baca: Jokowi Janji Anggaran Bantuan Produk Lokal Masuk Mal di Luar Negeri)

Untuk menyiasati tantangan bisnis dari segi pemasaran, manajemen Tinkerlust menggaet belasan hingga puluhan influencer per bulannya untuk menyasar pengunjung dan pengguna baru. Influencer tersebut di antaranya Uchita Pohan, Ayla Dimitri, Alodita, hingga Jessica Iskandar.

Saat ini, rata-rata kunjungan ke situs Tinkerlust diklaim telah mencapai 2 juta kunjungan per bulan dengan pengguna aktif bulanan mencapai 200 ribu pengguna. Segmentasi penggunanya adalah perempuan berusia 29 sampai 35 tahun dengan ekonomi menengah ke atas.

Agar platform-nya semakin mudah diakses, Shamira berencana meluncurkan Tinkerlust dalam bentuk aplikasi yang bisa diunduh di ponsel pintar. "Rencananya tahun depan," ujarnya.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN