Bukan BCA, Bank Artos Bakal Diakuisisi Sugito Walujo dan Jerry Ng

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Agustiyanti

22/8/2019, 11.54 WIB

Jerry Ng dan Sugito Walujo akan mengakuisisi Bank Artos melalui PT Metamorfosis Ekosistem Indonesia (MEI) dan Wealth Track Technology Limited (WTT).

rupiah, bank, akuisisi
Donang Wahyu|KATADATA
Ilustrasi. PT Bank Artos Tbk (ARTO) menyatakan bakal diakuisisi oleh dua penguasa asal Indonesia, yaitu Jerry Ng dan Sugito Walujo.

PT Bank Artos Tbk (ARTO) menyatakan bakal diakuisisi oleh dua penguasa asal Indonesia, yaitu Jerry Ng dan Sugito Walujo. Keduanya berencana mengakusisi 51% saham Bank Artos melalui PT Metamorfosis Ekosistem Indonesia (MEI) dan Wealth Track Technology Limited (WTT).

Dalam prosepektus terkait rencana akuisisi yang dirilis hari ini, Kamis (22/8),  akuisisi itu dilakukan dengan cara pembelian saham dari Arto Hardy, William Arto Hardy, Sinatra Arto Hardy, dan Lina Arto Hardy sebagai pemegang saham Bank Artos saat ini. Nantinya, MEI akan memiliki 37,65% saham dan WTT mengempit 13,35% saham Bank Artos.

Rencana akusisi tersebut bertujuan untuk mengembangkan Bank Artos menjadi bank yang akan melayani segmen menengah  bawah (mass market) dengan menggunakan platform teknologi digital. "Menjadikan Bank Artos sebagai bank yang lebih kuat dan mempunyai daya saing agar dapat menjadi bank dengan skala nasional," tulis prospektus tersebut.

(Baca: BCA Sebut Belum Ada Pembicaraan Akuisisi dengan Bank Artos)

Usai akuisisi, Bank Artos berencana melakukan aksi korporasi berupa penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) alias rights issue.  Nantinya, dana hasil rights issue akan digunakan untuk mengembangkan produk, investasi di bidang teknologi informasi dan sumber daya manusia, serta perbaikan struktur permodalan dan tingkat kesehatan bank.

Adapun Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) guna memuluskan akuisisi tersebut bakal digelar pada 30 September 2019. Sementara, perkiraan persetujuan akusisi dari OJK pada minggu pertama November 2019. Dengan demikian, penutupan jual beli saham antara kedua pihak yang bertransaksi akan dilakukan pada 13 November 2019.

Seperti diketahui, Mei sendiri tengah melakukan proses perubahan pemegang saham yang diperkirakan selesai pada 2 September 2019. Jerry Ng yang merupakan Direktur Utama MEI berencana membeli 76,36% saham MEI dari pemegang saham saat ini yaitu Johny Ng dan PT Infoflow Solutions. Sedangkan 23,64% kepemilikan saham akan dimiliki oleh PT Sugi Global Persada.

(Baca: BRI Pangkas Target Obligasi Semester II 2019 Jadi Rp 5 Triliun)

Jerry Ng merupakan mantan Direktur Utama Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN). Sebelumnya, dia pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Bank Danamon Indonesia, lalu posisi yang sama di Bank Central Asia (BCA).

Sementara, WTT merupakan perusahaan yang 100% sahamnya dimiliki oleh Ares Wonder Group yang dikendalikan oleh Sugito Walujo. Sugito Walujo adalah co-founder dan Managing Partner Northstar Group sejak 2003. Northstar Group mengelola aset alternatif dengan aset/dana kelolaan mencapai lebih dari US$ 2 miliar.  

Sebelumnya, beredar kabar BCA bakal mengakusisi Bank Artos. Namun, hal itu dibantah pihak BCA. "Tidak, kami tidak tahu. Kami tidak ada pembicaraan (dengan Bank Artos)," kata Direktur BCA Rudi Susanto di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (21/8).

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan