Pertamina Kembali Salurkan BBM ke Jayapura

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Agustiyanti

31/8/2019, 21.19 WIB

Penyaluran BBM ke Jayapura dilakukan setelah sempat ditunda sehari sebelumnya, Jumat (30/8) karena pertimbangan keamanan.

pertamina, bbm
Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi. PT Pertamina (Persero) kembali menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) ke lembaga penyalur di wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura, Papua.

PT Pertamina (Persero) kembali menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) ke lembaga penyalur di wilayah Kota dan Kabupaten Jayapura, Papua. Penyaluran ini dilakukan setelah sempat ditunda sehari sebelumnya, Jumat (30/8) karena pertimbangan keamanan.

Unit Manager Communication, Relations, & CSR Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua PT Pertamina (Persero), Brasto Galih Nugroho mengatakan, penyaluran dari Terminal BBM Jayapura menuju lembaga penyalur di Jayapura telah dilakukan sejak pagi. Penyaluran ini dilakukan dengan pengawalan dari TNI.

"Pertamina dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk keamanan SPBU," kata Brasto dalam keterangan resminya, Sabtu (31/8).

(Baca: Polda Papua Tetapkan 30 Tersangka Kerusuhan di Jayapura)

Menurut Brasto, penyaluran BBM ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dia meminta konsumen tak khawatir terkait ketersediaan BBM.

"Karena stok Terminal BBM dalam kondisi baik dan kami senantiasa memonitor penyaluran ke SPBU," kata Brasto.

Ia menjelaskan, sebagian besar SPBU Reguler di Jayapura dan Sentani sudah beroperasi normal. SPBU tersebut, antara lain SPBU Nagoya, Dok 5 Atas, Dok 5 Bawah, Entrop, Padang Bulan, Tanah Hitam, Hawai Sentani, Bandara Sentani dan Doyo.

(Baca: 90% Layanan Telepon di Jayapura Sudah Normal, Internet Masih Diblokir)

Sementara itu, SPBU Kotaraja dan Waena saat ini masih tutup. "SPBU Kotaraja dan Waena akan buka apabila mendapat rekomendasi dari aparat kepolisian," kata Brasto.

Sebelumnya, SPBU Dok 5 Bawah, Kotaraja dan Entrop mengalami kerusakan dispenser akibat kerusuhan yang terjadi pada Kamis (29/8). Bahkan, kaca Gedung PELNI di Argapura, Jayapura yang menjadi lokasi kantor Pertamina MOR VIII juga pecah saat kerusuhan terjadi.

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan