Inflasi Diprediksi Terkendali, IHSG Hari ini Berpotensi Naik

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Febrina Ratna Iskana

2/9/2019, 07.27 WIB

Inflasi yang terkendali menunjukkan kondisi fundamental perekonomian Indonesia yang stabil sehingga dapat mendorong kenaikan IHSG.

IHSG, Bursa
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi layar pergerakan IHSG. Beberapa analis memproyeksi IHSG pada perdagangan Senin (2/9) berpotensi naik.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin (2/9) diprediksi menguat oleh beberapa analis. Meski demikian, IHSG masih memiliki peluang terkoreksi.

IHSG dalam sepekan terakhir memang berada dalam tren positif. Pada perdagangan Jumat (30/8), IHSG ditutup naik 0,63% di level 6.328,47.

Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya dalam risetnya menyampaikan adanya potensi kenaikan IHSG. Sebab, Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data inflasi Agustus 2019 yang terindikasi dalam kondisi terkendali. Laju IHSG hari ini diprediksi bergerak di level 6.187-6.372.

"Yang tentunya semakin menunjukkan kondisi fundamental perekonomian yang stabil sehingga dapat mendorong kenaikan IHSG. IHSG hari ini berpotensi menguat," kata William pada Senin (2/9).

Beberapa saham yang direkomendasikan oleh William di antaranya, Kalbe Farma (KLBF), Bank Negara Indonesia (BBNI), Bank Central Asia (BBCA), Bank Pembangunan Daerah Jatim (BJTM), Mayora Indah (MYOR), Unilever Indonesia (UNVR), Indofood Sukses Makmur (INDF), Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP), Pakuwon Jati (PWON), dan Alam Sutera Realty (ASRI).

(Baca: Harga Nikel Melonjak, Saham Antam Hingga Vale Melesat)

Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi dalam risetnya menyampaikan, berdasarkan analisa teknikal, IHSG hari ini diproyeksi bergerak menguat di hari pertama perdagangan bulan September. "IHSG hari ini bergerak pada rentang pergerakan 6.278-6.350," kata Nafi pada Senin (2/9).

Saham-saham yang masih cukup menarik untuk diperhatikan oleh investor di antaranya Indah Kiat Pulp and Paper (INKP), Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM), Wijaya Karya Beton (WTON), Gudang Garam (GGRM), H.M. Sampoerna (HMSP), Bank Negara Indonesia (BBNI), Bank Mandiri (BMRI), Jasa Marga (JSMR), Astra International (ASII), Waskita Karya (WSKT), Pakuwon Jati (PWON), dan Surya Citra Media (SCMA).

(Baca: Inflasi dan Upaya Penting Stabilitas Ekonomi)

Sebaliknya, Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama, secara teknikal IHSG hari ini diindikasikannya ada potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG. "Sehingga berpeluang menuju ke level support terdekat," kata Nafan Aji.

Ada pun, level support pertama maupun kedua IHSG hari ini berada pada range 6.276 hingga 6.214. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua IHSG hari ini memiliki range pada 6.340 hingga 6.381.

Nafan merekomendasi sejumlah saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut, Astra Agro Lestari (AALI), Bank Tabungan Negara (BBTN), Bank Pertama (BNLI), Bumi Serpong Damai (BSDE), Perusahaan Gas Negara (PGAS), Waskita Beton Precast (WSBP), dan Waskita Karya (WSKT).

(Baca: Dilarang Jokowi, 7 BUMN Tetap Gelar RUPSLB Rombak Pengurus)

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan