Anak Pengusaha Sofjan Wanandi Beli Saham Klub Sepak Bola Inggris

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Ameidyo Daud

4/9/2019, 14.45 WIB

Pendanaan dari Santini digunakan untuk penguatan sinyal wifi stadion hingga mengembangkan akademi.

Liga Inggris, Pengusaha, Sofjan Wanandi.
Kementerian PUPR
Ilustrasi stadion bola. Anak-anak pengusaha Sofjan Wanandi membeli saham klub kasta ketiga Liga Inggris yakni Tranmere Rovers.

Pengusaha asal Indonesia kembali berkiprah di dunia olahraga internasional dengan membeli saham klub sepak bola asal Inggris. Kali ini Wandi, Lukito, dan Paulus Wanandi lewat Santini Group membeli saham minoritas klub yang bermain di kasta ketiga Liga Inggris yakni Tranmere Rovers.

Ketiganya adalah anak dari pengusaha dan pendiri Santini yakni Sofjan Wanandi. Nantinya, Lukito Wanandi menduduki kursi di manajemen klub yang berdiri sejak 1884 tu. Sedangkan Chairman Mark Palios dan Vice Chairman Tranmere Rovers Nicola Palios tetap melanjutkan operasional klub sehari-hari.

Mark Palios melalui halaman web resmi klub mengatakan tambahan modal sudah masuk rencana sejak awal untuk menstabilkan klub secara finansial. Selain itu masuknya Santini disasar untuk membangun bisnis Tranmere Rovers di masa depan.

"Penting bagi kami untuk menemukan mitra yang memahami etos Tranmere dan ingin memastikan fokus yang kuat secara finansial," kata Mark Palios, Selasa (3/9) waktu setempat.

(Baca: Abu Dhabi di Balik Kesuksesan Bisnis dan Prestasi Manchester City)

Pendanaan dari Santini akan digunakan untuk beberapa perbaikan seperti penguatan sinyal wifi di Stadion Prenton Park, Birkenhead hingga mengembangkan kawasan akademi.

Selain itu, kucuran dana digunakan oleh klub untuk mengurangi beberapa utang yang dimiliki klub dan untuk meningkatkan anggaran klub. Palios mengatakan langkah ini terus dilakukan tanpa berdampak pada permainan klub. "Sambil mempertahankan permainan yang kompetitif," kata Palios.

(Baca: Tepis Akuisisi Viva, Erick Thohir Jual Saham Inter untuk Bayar Utang)

Sebelumnya pemilik Mahaka Group Erick Thohir sempat memiliki saham klub sepak bola asal Italia, FC Internazionale Milano atau Inter Milan. Namun belakangan ia menjual 31,05% saham miliknya kepada LionRock Capital.

Seperti dikabarkan oleh La Gazzetta dello Sport, penjualan tersebut bernilai hingga 150 juta euro atau sekitar Rp 2,4 triliun. Meski enggan menyebut pasti  berapa uang yang diraup, dia mengatakan dana tersebut digunakan untuk membayar utang dan mengembalikan modalnya. 

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN