Data Ekonomi AS Positif, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 758 Ribu/Gram

Penulis: Desy Setyowati

9/9/2019, 08.48 WIB

Pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell terkait ekonomi AS yang sedikit optimistis, membuat harga emas turun akhir pekan lalu.

Harga emas Antam turun Rp 1.000 jadi Rp 758 ribu per gram
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
Harga emas Antam turun Rp 1.000 jadi Rp 758 ribu per gram.

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp 1 ribu per gram menjadi Rp 758 ribu per gram pada perdagangan hari ini (9/9). Hal ini terjadi karena pernyataan Gubernur bank sentral AS, Jerome Powell yang sedikit optimistis pada akhir pekan lalu.

Secara global, harga emas di pasar spot sempat turun 1% pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu (6/9). Meski begitu, para analis memperkirakan, prospek harga emas jangka panjang tetap kuat.

Sebab, masih ada ketidakpastian terkait perang dagang antara AS dan Tiongkok, kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global, dan imbal hasil (yield) negatif obligasi.

"Penurunan yang rendah (hingga 2,3%) pada Kamis (5/9) tidak akan mengubah tren keseluruhan dan apa yang dilakukan bank sentral terkait suku bunga acuan, yang seiring waktu dapat mendorong harga emas lebih tinggi," kata Ahli Strategi Pasar senior di RJO Futures Bob Haberkorn dikutip dari Gulf News, Senin (9/9).

(Baca: Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Harga Emas Antam Turun Rp 10 Ribu)

Hal senada disampaikan oleh Analis Pasar senior di OANDA Edward Moya. Ia mengatakan, pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell bahwa pasar tenaga kerja cukup kuat, sempat membuat harga emas turun.

Namun, menurutnya harga emas akan terus bergerak naik. “Prospek jangka panjang keseluruhan untuk emas, bagaimanapun, tetap kuat dan itu akan sedikit naik-turun menjelang penentuan kebijakan suku bunga pada pertengahan September," kata Moya dikutip dari Reuters.

Moya menjelaskan, alasan utama harga emas tetap akan tinggi adalah kebijakan suku bunga. Investor memperkirakan, bank sentral AS tidak menurunkan suku bunga acuan 50 basis poin pada September nanti. “Tetapi akan dibicarakan (peluang penurunan itu),’ kata dia.

(Baca: Imbal Hasil Obligasi AS Anjlok, Harga Emas Antam Stagnan)

Harga emas mencatatkan kenaikan berturut-turut selama empat bulan terakhir. Sepanjang Agustus saja, harga emas di pasar spot tercatat naik US$ 100.

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas berjangka di bursa comex naik 0,15% menjadi US$ 1.517 per ons pada perdagangan kemarin (8/9), pukul 09.02 PM EDT. Sedangkan di pasar spot, harga emas masih turun 0,31% menjadi US$ 1.511 per ons pada pukul 09.15 PM EDT.

Di dalam negeri, berdasarkan situs logammulia.com, harga emas Antam turun Rp 1 ribu menjadi Rp 758 ribu per gram pada perdagangan hari ini. Harga emas penjualan kembali (buyback) juga turun Rp 2.000 menjadi Rp 682 ribu per gram.

(Baca: Manufaktur AS Lesu, Harga Emas Antam Naik dan Cetak Rekor Lagi)

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini, 9 September 2019*

Emas Batangan 0,5 gram                    Rp 404.000

Emas Batangan 1 gram                        Rp 759.000

Emas Batangan 2 gram                       Rp 1.467.000

Emas Batangan 3 gram                       Rp 2.179.000

Emas Batangan 5 gram                       Rp 3.615.000

Emas Batangan 10 gram                     Rp 7.165.000

Emas Batangan 25 gram                    Rp 17.805.000

Emas Batangan 50 gram                    Rp 35.535.000

Emas Batangan 100 gram                  Rp 71.000.000

*Daftar harga emas sesuai yang tertera pada laman www.logammulia.com untuk lokasi Butik Emas Logam Mulia Pulo Gadung

(Baca: Harga Emas Dunia Terus Naik di Tengah Sinyal Resesi AS)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN