Gaet Gopay, Bhinneka Life Target Pemegang Polis Meningkat

Penulis: Tri Kurnia Yunianto

Editor: Desy Setyowati

10/9/2019, 20.09 WIB

Bhinneka berharap pemegang polis produk asuransi untuk keluarga, BAKI meningkat lewat kerja sama ini.

asuransi, GoPay, bhinneka life
ANTARA FOTO/AUDY ALWI
Dirut Bhinneka Life Wiroyo Karsono (kanan) dan VP Sales & Commerce GoPay Julius Emilio menunjukkan barcode, usai penandatanganan naskah kerjasama pembayaran premi nasabah Bhinneka Life melalui aplikasi GoPay, di Jakarta, Selasa (10/9/2019). Untuk memperluas cara bayar premi produk Bhinneka Assurance Keluarga Indonesia, perusahaan asuransi jiwa nasional PT Bhinneka Life Indonesia bekerjasama dengan GoPay melalui aplikasi Gojek, dengan cara nasabah melakukan scan kode QR yang tersedia di lebih dari 10 ribu ag

Perusahaan asuransi jiwa, PT Bhinneka Life Indonesia bekerja sama dengan PT Dompet Anak Bangsa (GoPay) untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya produk keuangan ini. Lewat kolaborasi itu, Bhinneka berharap industri ini tumbuh lebih baik.

Direktur Utama Bhinneka Life Wiroyo Karsono mengatakan premi perusahaan mencapai Rp 714 miliar tahun lalu. Pencapaian itu tumbuh 14% dibanding 2017.

Ia berharap, pertumbuhan premi melebihi industri asuransi tahun ini. “Tahun ini, kami mengharapkan ya paling tidak  tumbuh di atas market," kata Wiroyo saat konferensi pers, Selasa (10/9).

Melalui kerja sama ini juga, Wiroyo berharap nasabahnya meningkat, salah satunya Bhinneka Assurance Keluarga Indonesia (BAKI). Ia berharap pemegang polis BAKI naik dari 3 ribu menjadi 5 ribu setiap bulannya.

(Baca: Gojek Cari Modal Rp 28,4 Triliun untuk Perkuat GoFood dan GoPay)

Ia optimistis, target itu bisa tercapai. Sebab, menurutnya layanan GoPay memudahkan nasabah melakukan proses pembayaran premi ataupun klaim.

Saat ini, Bhinneka memiliki dua skema klaim yakni manual atau kirim langsung dan melalui email. “Untuk edukasi, kami mendorong untuk prosesnya dilakukan secara online," katanya.

Pada kesempatan itu, Vice President Sales Sales and Commerce GoPay Julius Emilio menyambut positif kerja sama itu. Sebab, menurutnya, Bhinneka Life memiliki misi yang sama dengan GoPay yakni meningkatkan cashless society.

"Kami percaya dengan luasnya jangkauan pengguna GoPay. Kini nasabah Bhinneka Life memiliki opsi pembayaran non-tunai lainnya," kata Julius.

(Baca: GoPay, OVO hingga LinkAja Tanggapi Biaya Transaksi Kode QR 0,7%)

Melalui kerja sama ini, GoPay bisa memperluas layanan. Dalam jangka menengah-panjang, perusahaan teknologi finansial (fintech) pembayaran ini bisa meningkatkan inovasi.

"Ini merupakan salah satu aspek yang penting bagi kami, masyarakat akan dimudahkan dengan akses layanan keuangan," kata dia.

Adapun CEO Gojek Grup Nadiem Makarim menyebutkan, total transaksi atau Gross Transaction Value (GTV) di platform-nya mencapai US$ 9 miliar atau sekitar Rp 126 triliun pada 2018. Pencapaian itu naik 13,5 kali dibanding 2016.

Head of Corporate Communication GoPay Winny Triswandhani mengatakan, sekitar setengah dari transaksi di platform Gojek menggunakan layanan pembayaran dari GoPay. Transaksi di luar layanan aplikasi Gojek juga tercatat tumbuh 25 kali sepanjang tahun lalu.

GoPay juga bekerja sama dengan lebih dari 300 yayasan dan masjid untuk menyediakan layanan donasi digital. “Donasi melalui GoPay naik 400 kali dari Juli 2018 hingga Juni 2019,” kata Winny.

(Baca: Ditopang Gopay, Gojek Peringkat ke-11 Perusahaan yang Mengubah Dunia)

Reporter: Tri Kurnia Yunianto

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN