Habibie Makin Membaik, Menderita Sakit Jantung Sejak Muda

Penulis: Fahmi Ramadhan

Editor: Yuliawati

10/9/2019, 21.24 WIB

Saat ini tim dokter kepresidenen hanya memperbolehkan Habibie dijenguk orang secara terbatas.

Habibie, kesehatan,
ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Thareq Kemal Habibie (tengah) , putera Presiden ketiga RI BJ Habibie, menjelaskan kondisi terakhir Habibie.

Kondisi kesehatan Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie mulai stabil setelah menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatoto Subroto. Putra Presiden RI ke-3 BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie menyebutkan ayahnya memiliki riwayat penyakit jantung sejak muda.

"Bapak saya memang dari dulu, semenjak muda punya masalah dengan jantung, otomatis setelah menua, jantungnya sangat melemah," kata Thareq saat memberikan keterangan pers di RSPAD Gayot Subroto Jakarta, Selasa (10/9).

Thareq menyatakan, Habibie sakit akibat aktivitas yang tinggi dan tidak beristirahat yang cukup.
Thareq mengatakan pihak keluarga membawa Habibie ke rumah sakit agar dapat beristirahat karena saat berada di rumah kerap dijenguk tamu sehingga tidak dapat beristirahat secara optimal.

"Membuat bapak beraktivitas lagi dan tidak akan ada waktu untuk beliau istirahat," kata Thareq. (Baca: SBY Jenguk Habibie, Ibas Sebut Kondisi Kritis)

Thareq meminta masyarakat Indonesia mengerti kondisi Habibie agar beristirahat yang cukup dan meminta doa untuk kesembuhannya.

Sebelumnya pada awal Maret 2018 lalu Habibie juga sempat menjalani perawatan di Muenchen Jerman karena mengalami kebocoran katup jantung.

Saat ini tim dokter kepresidenen hanya memperbolehkan Habibie dijenguk orang secara terbatas. "Sesuai dengan aturan, CICU hanya orang sangat terbatas yang boleh jenguk," kata Thareq.

(Baca: Presiden Ketiga RI BJ Habibie Dirawat Intensif di RSPAD)

Berdasarkan peraturan CICU, Thareq menyebutkan tidak semua kerabat dan keluarga, seperti keponakan, anak, cucu, adik, dan kakak diizinkan menjenguk Habibie.

"Cuma Bapak sangat lemas sangat capek diajak ngomong bereaksi, diajak ditanya manggut bisa tetapi jawab tidak ada bahwa Bapak itu dalam keadaan kritis sudah membaik sudah stabil," kata Thareq.

Thareq enggan menjelaskan secara detail kondisi Habibie guna menghormati privasi sang ayah agar diberikan waktu istirahat dan pulih kembali.

"Toh, nanti kalau sudah sehat lagi siapa pun bisa diterima. Akan tetapi, juga tidak seperti zaman dahulu lagi, harus sesuai umur bahwa kita harus sadar beliau itu sudah 83 jalan ke-84," kata Thareq.

 

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

VIDEO PILIHAN