Arcandra Sebut Empat Perusahaan Akses Lelang Dokumen Migas Tahap III

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Agustiyanti

3/10/2019, 13.35 WIB

Pemerintah menetapkan akses dokumen lelang tahap tiga mulai 26 Juli sampai 18 Oktober 2019.

wk migas, archandra tahar
Arief Kamaludin|KATADATA
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menyebut terdapat empat perusahaan yang sudah mengakses dokumen lelang Wilayah Kerja (WK) migas.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menyebut terdapat empat perusahaan yang sudah mengakses dokumen lelang Wilayah Kerja (WK) migas. Namun, ia tak merinci nama perusahaan maupun WK yang tengah diincar perusahaan migas tersebut. 

"Lelang, yang akses empat perusahaan. 18 Oktober penutupan pengambilan data dan bid submision 25 Oktober. Ke empat perusahaan melihat beberapa blok secara tersebar," ujar Arcandra saat ditemui di Gedung Kementerian ESDM, Kamis (3/9).

Kementerian ESDM secara resmi memulai proses lelang reguler Wilayah Kerja (WK) migas konvensional tahap tiga 2019. Ada empat WK migas yang ditawarkan, yaitu East Gebang, West Tanjung I, Belayan I, dan Cendrawasah VIII.

Pemerintah menetapkan akses dokumen lelang tahap tiga mulai 26 Juli sampai 18 Oktober 2019. Selanjutya, proses pemasukan dokumen partisipasi bisa dilakukan pada 18 Oktober 2019 hingga 25 Oktober 2019 pukul 14.30 WIB.

(Baca: Hampir Setahun Dilelang, WK Migas West Kampar Tak Diminati Investor)

Perusahaan yang bisa mengikuti penawaran lelang WK Migas adalah badan usaha (BU) dan bentuk usaha tetap (BUT) yang bergerak pada industri hulu minyak dan gas bumi yang memiliki kemampuan keuangan dan teknis, mampu memenuhi syarat minimum Komitmen Pasti tiga Tahun, memenuhi syarat dan ketentuan pokok Lelang Wilayah Kerja, serta memiliki kinerja dan track record yang baik.

Adapun profil WK migas yang ditawarkan dalam lelang WK migas tahap III 2019 sebagai berikut:

WK East Gebang terletak di offshore Sumatera Utara dengan luas wilayah 4.213,93 kilo meter persegi. Pemerintah menetapkan minimum Komitmen Pasti Eksplorasi tiga tahun pertama yaitu, studi geologi dan geofisika (G&G) dan akuisisi & proses seismik 3D 400 Km2 serta minimum bonus tanda tangan sebesar US$ 2,5 juta.

WK West Tanjung I terletak di onshore Kalimantan Tengah dengan luas wilayah 5.459,15 kilo meter. Minimum Komitmen Pasti Eksplorasi tiga Tahun pertama yaitu studi G&G, akuisisi & proses seismik 2D 600 Km serta minimum bonus tandatangan sebesar US$ 2,5 juta.

(Baca: Tugas Berat Menteri ESDM Baru: Blok Terminasi Hingga Produksi Migas)

WK Belayan I terletak di onshore Kalimantan Timur dengan luas wilayah 5.276,28 kilo meter. Minimum Komitmen Pasti Eksplorasi tiga tahun pertama yaitu, studi G&G, akuisisi dan proses seismik 3D 400 km2 serta minimum bonus tandatangan sebesar US$ 2,5 juta.

WK Cendrawasah VIII terletak di offshore Papua dengan luas wilayah 5.612,42 kilo meter. Minimum Komitmen Pasti Eksplorasi tiga tahun pertama yaitu, studi G&G, akuisisi & proses seismik 2D 2.000 km serta minimum bonus tandatangan sebesar US$ 2,5 juta.

Seluruh Wilayah Kerja tersebut ditawarkan dengan mekanisme Lelang Reguler dan menggunakan skema Kontrak PSC Gross Split sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No. 8 Tahun 2017 tentang Kontrak Bagi Hasil Gross Split dan perubahannya.

Reporter: Verda Nano Setiawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan