Tak Hadir dalam Rapat Kabinet Terakhir, Enggar Izin Keluar Kota

Penulis: Rizky Alika

Editor: Ratna Iskana

5/10/2019, 10.36 WIB

Enggar menggelar rakornas Hari Besar Keagamaan Nasional di Batu, Jawa Timur untuk persiapan pasokan barang kebutuhan pokok menyambut natal dan tahun baru.

Mentreri Perdagangan Enggartiasto Lukita.
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengaku telah meminta izin kepada Presiden Joko Widodo untuk dinas ke Batu, Jawa Timur. Sehingga dirinya tak bisa menghadiri Sidang Kabinet Paripurna terakhir yang digelar pada Kamis (3/10).

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita tidak hadir dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Kamis (3/10). Padahal sidang kabinet tersebut digelar terakhir kali sebelum Presiden Joko Widodo dilantik untuk periode berikutnya.

Enggar mengatakan dirinya telah izin kepada Jokowi untuk dinas ke Batu, Jawa Timur. "Ada acara yang sudah kami jadwalkan, yaitu rapat koordinasi dengan Kepala Dinas dan kegiatan lainnya," kata Enggar pada Jumat (4/10).

Menurutnya, acara dinas tersebut sudah dijadwalkan sejak beberapa waktu lalu. Selain itu, pihaknya juga sulit mencocokkan waktu dengan Kepala Dinas setempat. "Teman-teman dari daerah sudah kumpul untuk mendapatkan arahan dan gambaran," ujar dia.

Adapun, Enggar menggelar rapat koordinasi nasional (rakornas) Hari Besar Keagamaan Nasional yang dihadiri perwakilan dinas perdagangan dari seluruh Indonesia. Rakor tersebut digelar guna mempersiapkan pasokan barang kebutuhan pokok dalam menyambut Natal dan tahun baru, sekaligus meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

(Baca: Menteri Enggar Menilai Sulit Peleburan Kemendag ke Dalam Kemenlu)

Sebelumnya, Jokowi menggelar Sidang Kabinet Paripurna tentang evaluasi pelaksanaan RPJMN 2014-2019 dan persiapan implementasi APBN 2020. Ketika membuka sidang, Jokowi menyampaikan apresiasinya kepada semua menteri Kabinet Kerja dan kepala lembaga yang hadir.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja keras selama lima tahun ini dalam membantu saya dan Bapak Jusuf Kalla menjalankan visi dan program-program prioritas kita bersama,” kata Jokowi.

Jokowi pun berterima kasih kepada para menteri karena tidak memiliki visi-misi pribadi. Jokowi mengatakan, dirinya sejak awal memang meminta agar para menteri hanya menjalankan visi-misi Presiden dan Wakil Presiden. Hal itu agar jajaran Kabinet Kerja tidak berjalan masing-masing.

“Agar semuanya kita betul-betul berada dalam satu visi, satu tujuan, dan satu jalur,” kata Jokowi.

(Baca: Dua Indikator Ekonomi Selama Pemerintahan Jokowi Tak Capai Target)

Reporter: Rizky Alika

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan