Akrabnya Jokowi dan Prabowo, Tebar Senyum hingga Swafoto Bersama

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Ratna Iskana

11/10/2019, 20.23 WIB

Jokowi dan Prabowo mengaku hubungan keduanya semakin mesra pasca Pilpres 2019. Soal politik, Prabowo menyatakan Gerindra tak akan jadi partai oposisi.

Jokowi, Prabowo
ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY
Presiden Joko Widodo (kanan) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) memberikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Pertemuan itu membahas berbagai gagasan untuk kemajuan bangsa seperti pemindahan ibu kota, isu-isu ekonomi hingga pertahanan negara.

Senyum semringah terpancar dari wajah Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto ketika bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10). Pertemuan berlangsung singkat, hanya sekitar satu jam, tetapi keduanya terlihat begitu akrab berdiskusi.

Tak ada raut seteru di wajah Prabowo dan Jokowi. Padahal, keduanya menjadi rival sengit ketika Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 lalu. Bahkan, Prabowo dan Jokowi acapkali saling sindir ketika kontestasi politik nasional itu berlangsung.

Namun sekarang keakraban Prabowo dan Jokowi semakin tampak kala keduanya menggelar konferensi pers dengan awak media. Hal yang berbeda ketika Jokowi menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Usai pertemuan dengan SBY, Jokowi menggelar konferensi pers seorang diri.

Selama konferensi pers, Prabowo menyatakan hubungannya dengan Jokowi cukup baik. Bahkan, Prabowo menilai hubungannya dengan Jokowi cukup mesra, meski banyak yang tak menyukainya. "Bisa dikatakan mesra gitu, Pak," kata Prabowo.

Jokowi lantas menimpali pernyataan Prabowo. Menurut Jokowi, hubungannya dengan Prabowo lebih dari itu. "Sangat mesra," kata Jokowi yang diiringi tawa keduanya.

(Baca: Prabowo Siap Bantu Jokowi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi Dua Digit)

Prabowo pun mengaku siap membantu Jokowi di periode keduanya jika diperlukan. Prabowo mengatakan Gerindra siap memberikan gagasan yang optimistis kepada Jokowi.

Selain itu, Prabowo siap membantu Jokowi membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia melesat hingga 10%. “Kami yakin Indonesia bisa tumbuh double digit. Kami yakin Indonesia bisa bangkit cepat. Kami ingin membantu,” kata Prabowo.

Jika Gerindra tak bergabung di koalisi pemerintah, Prabowo memastikan partainya akan tetap loyal sebagai partai penyeimbang. Dia enggan Gerindra disebut sebagai partai oposisi ketika tak berada di koalisi pemerintah.

Menurutnya, menilai persatuan harus tetap diutamakan. "Tetap kami merah putih di atas segala hal. Kami akan berperan," kata Prabowo.

(Baca: Prabowo Dukung Rencana Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur)

Keakraban Prabowo dan Jokowi tak berhenti sampai di sana. Setelah konferensi pers, Prabowo dan Jokowi yang hendak bergegas pergi langsung diminta berpose sambil berjabat tangan oleh para pewarta.

Permintaan itu lantas dikabulkan. Jokowi dan Prabowo kembali berjalan ke arah wartawan untuk foto berjabat tangan. Kedua tangan Prabowo tampak menggenggam erat tangan kanan Jokowi.

Setelah keduanya difoto, Jokowi tiba-tiba mengambil salah satu telepon seluler milik salah seorang wartawan. Dia mengajak Prabowo untuk berswafoto dengan latar belakang para wartawan yang baru saja mewawancarainya. Senyum berseri lagi-lagi muncul dari keduanya.

Usai momen tersebut, Prabowo dan Jokowi langsung menuju pintu keluar. Prabowo sempat bersikap hormat terlebih dahulu kepada Jokowi sebelum pergi meninggalkan Istana Merdeka.

(Baca: Usai Kunjungi Istana, Prabowo Akan Hadiri Pelantikan Jokowi-Maruf)

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan