Akhirnya Konsorsium Pertamina Teken Kontrak Blok West Ganal

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Ratna Iskana

18/10/2019, 21.53 WIB

Kontrak Blok West Ganal sempat diundur karena salah satu anggota konsorsium terlambat membayar bank garansi.

Pertamina, Blok West Ganal
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi, gedung Pertamina di kawasan Jakarta Pusat (09/08). Konsorsium Pertamina akhirnya menandatangani kontrak Blok West Ganal.

Pemerintah akhirnya menandatangani kontrak bagi hasil (PSC) gross split Blok West Ganal pada Jumat (18/10). Kontrak tersebut ditandatangani oleh Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) Dwi Soetjipto dengan konsorsium Pertamina, Eni, dan Neptune Energy sebagai pemenag lelang blok tersebut.

Sebelumnya, penandatanganan kontrak Blok West Ganal sempat diundur. Sebab, Neptune Energy telat menyerahkan bank garansi (perfomance bond).

Pelaksana Tugas Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Djoko Siswanto mengatakan pemerintah berharap ada penemuan cadangan migas dari kegiatan eksplorasi di blok tersebut. "Semoga cadangan Blok West Ganal bisa terwujud," kata Djoko di Gedung Kementerian ESDM, Jumat (18/10).

(Baca: Terlambat Beri Jaminan, Kontrak Migas Blok West Ganal Gagal Diteken)

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan H Samsu berharap blok West Ganal dapat menambah portofolio perusahaan untuk meningkatkan produksi migas nasional. Untuk pengembangan Blok West Ganal, konsorsium Pertamina akan mengintegrasikan dengan fasilitas di Blok Muara Bakau yang dioperatori oleh Eni. Dengan begitu, pengembangan Blok West Ganal diharapkan bisa lebih efisien.

Kementerian ESDM mengumumkan konsorsium Pertamina sebagai pemenang lelang blok West Ganal pada 26 Agustus 2019. Pemerintah mewajibkan pemenang lelang melaksanakan komitmen pasti lima tahun pertama senilai US$ 159,3 juta. Sedangkan bonus tanda tangan sebesar US$ 30,1 juta.

Investasi komitmen pasti akan digunakan untuk studi geologi dan geofisik, pengeboran empat sumur eksplorasi, seismik 3D 600 kilometer, dan seismik 2D 600 km persegi. Sebelumnya, Pertamina menyatakan West Ganal diperkirakan masih memiliki kandungan gas lebih dari 600 billion standard cubic feet (BSCF).

(Baca: Arcandra Sebut Empat Perusahaan Akses Lelang Dokumen Migas Tahap III)

Reporter: Verda Nano Setiawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan