Cerita Jokowi Kerap Telepon Menteri Tengah Malam

Penulis: Dimas Jarot Bayu

Editor: Agustiyanti

18/10/2019, 15.51 WIB

Presiden Jokowi beralasan kerap menelepon menteri tengah malam demi kepentingan negara.

Presiden Joko Widodo
ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA
Presiden Jokowi beralasan kerap menelepon menteri tengah malam demi kepentingan negara.

Presiden Joko Widodo mengaku kerap menelepon para menteri tengah malam selama menjabat di periode pertamanya. Menurut dia, hal itu dilakukannya demi  kepentingan negara.

“Itulah gangguan-gangguan yang sering saya lakukan karena negara ini memerlukan,” kata Jokowi saat bersilaturahmi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan para menteri di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/10).

Mantan Wali Kota Solo ini mengaku tak sekali dua kali menelepon Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian dan Kepala BIN Budi Gunawanp pada malam hari. Dirinya pun pernah menelepon Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada dini hari.

“Bu Retno (Menteri Luar Negeri) juga pernah tengah malam saya telepon,” kata Jokowi.

(Baca: Jokowi Bakal Kembali Bentuk KEIN pada Periode Kedua Pemerintahannya)

Oleh karena itu, Jokowi meminta maaf karena kerap menelepon para menteri. Ia juga memohon maaf jika pernah langsung memerintah bawahan menteri tanpa memberi tahu mereka.

Salah satu contohnya, ketika Jokowi memanggil para Direktur Utama BUMN tanpa memberi tahu Menteri BUMN Rini Soemarno. “Karena sangat mendesak informasi yang dibutuhkan, tengah malam, pagi subuh,” ucap Jokowi.

Kepala Negara pun meminta maaf kepada jajarannya jika tak pernah bertemu mereka di suasana santai. Selama ini, Jokowi hanya bertemu para menteri dalam suasana serius di rapat-rapat kabinet.

(Baca: Belum dapat Tawaran Menteri, Moeldoko Ingin Liburan ke Kampung Halaman)

Dia juga memohon maaf bila selama ini ada perintah dan interaksi yang kurang berkenan. Lebih lanjut, Jokowi mengucapkan terima kasih kepada JK dan para menteri yang telah bekerja bersamanya selama lima tahun terakhir.

“Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Wapres, bapak ibu yang telah bersama-sama dengan kami, dengan kita semuanya bekerja keras untuk negara ini dan amanat yang diberikan kepada kami berdua,” ucapnya.

Reporter: Dimas Jarot Bayu

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan