Prabowo hingga Ahok Hadir di Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Penulis: Fariha Sulmaihati

Editor: Ameidyo Daud

20/10/2019, 14.40 WIB

Dua mantan Presiden yakni Megawati Soekarnoputri Susilo Bambang Yudhoyono juga hadir dalam pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Jokowi, Ahok, Prabowo, Pelantikan.
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) dan Waketum Sandiaga Uno (kanan), hingga mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama hadir dalam pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024. tiba di lokasi upacara pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Sosok Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hingga mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terlihat hadir di pelantikan Joko Widodo-Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI 2019-2024.

Prabowo yang didampingi oleh Wakil Ketua Umum Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno tiba di Gedung Majelis Permusyawarakatan Rakyat (MPR) pukul 13.56 WIB. Namun, Prabowo enggan berkomentar ketika ditanyai terkait acara pelantikan tersebut oleh awak media.  

Sedangkan, Sandiaga Uno yang berjalan dibelakangnya mengatakan dirinya berharap prosesi pelantikan tersebut bisa berjalan dengan lancar. "Semoga lancar dengan tugasnya," kata Sandiaga, di Gedung MPR, Minggu (20/10).

(Baca: Selain Prabowo, Tito dan Budi Gunawan Disebut Berpeluang Jadi Menteri)

Sedangkan Ahok datang di MPR dengan mengenakan setelan jas lengkap sekitar 30 menit sebelumnya. Terlihat, dia sempat berbicara dengan beberapa orang sembari menunggu prosesi dimulai.

Selain tiga orang itu, hadir pula Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri, Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono serta para ketua umum partai politik. Prosesi pelantikan akan digelar pukul 14.30 WIB nanti.

Prabowo dan Sandiaga merupakan lawan Jokowi saat Pemilihan Presiden 2019-2024 lalu. Namun belakangan mantan Panglima Komando Cadangan Strategis (Pangkostrad) TNI itu berancang-ancang bergabung dengan pemerintah.

Sedangkan Basuki merupakan wakil Jokowi saat keduanya memimpin Provinsi DKI Jakarta 2012 hingga 2014 lalu. Usai keluar dari masa tahanan akibat kasus penistaan agama, ia lalu bergabung dengan PDI Perjuangan.

(Baca: Megawati Singgung Kasus Ahok di Kongres PDIP)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan