Diminta Jokowi Tangani Hukum & Imigrasi, Yasonna Kembali Jadi Menteri

Penulis: Rizky Alika

Editor: Agustiyanti

22/10/2019, 18.54 WIB

Yasonna Laoly mengatakan diminta Presiden Jokowi untuk membantu di kabinet baru. Ia pun bakal mundur dari jabatan anggota DPR 2019-2024.

Mantan Menkumham Yasonna Laoly
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Mantan Menkumham Yasonna Laoly di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10).

Mantan Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly mengaku diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk masuk dalam jajaran kabinet pemerintahan periode 2019-2024. Yasonna yang baru saja terpilih sebagai anggota DPR periode 2019-2024 pun siap mundur dari jabatannya di lembaga legislatif itu.

Yasonna tak menyebut secara gamblang terkait posisi dirinya di kabinet periode kedua Jokowi. Namun, ia menyebut berdiskusi terkait permasalahan hukum hingga imigrasi dalam pertemuan dengan Jokowi.

"Presiden minta saya bantu kembali. Kami diskusi banyak. Beliau minta dua omnibus law yang disampaikan dalam pidato pertama di MPR bisa betul-betul diselesaikan," ujar Yasonna di Istana, Selasa (22/10).

(Baca: Yasonna, Budi Karya, dan Moeldoko Berkemeja Putih Merapat ke Istana)

Ia dan Jokowi juga berdisikusi masalah deregulasi aturan di level kementerian maupun daerah guna mempercepat investasi. Jokowi meminta dirinya mencari solusi jika masih ada tumpang tindih aturan yang menghambat perekonomian.

"Kalau ada tumpang tindih, dicari solusi terbaik, apakah pada perda yang bisa dibatalkan melalui pertauran presiden dan harmonisasi aturan, jangan perda bertentangan dengan aturan nasional," kata dia.

Selain itu, diskusi juga menyangkut pelayanan imigrasi dan pencegahan narkotika di lapas. Sementara terkait Perpu KPK, Yasonna memilih tak berkomentar. "Ke depannya kita lihat saja," ungkap dia.

Dengan kembali ditunjuk sebagai Menteri, Yasonna mengaku siap mundur sebagai anggota DPR periode 2019-2024. Yasonna baru saja dilantik pada 1 Oktober 2019, setelah sebelumnya mengajukan pengunduran diri sebagai Menteri Hukum dan Ham pada periode kabinet kerja.

"Konsekuensinya saya harus mundur dari DPR," kata dia.

(Baca: Jokowi Minta Budi Karya Kembali Jadi Menteri Perhubungan)

Sepanjang hari ini, Presiden Joko Widodo telah memanggil sejumlah tokoh untuk mengisisi posisi menteri di kabinet pemerintaha periode keduanya. Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani, mantan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan eks Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya menyatakan mendapat mandat untuk meneruskan pekerjaannya di kabinet sebelumnya.

Selain itu, terdapat mantan menteri kabinet kerja yang juga turut datang ke Istana seperti Budi Karya Sumadi, Yasonna Laoly, dan Sofyam Djalil.

(Baca: Politisi Golkar Zainuddin Amali Beri Sinyal Jabat Menpora)

Berikut daftar tokoh yang dipanggil ke Istana Kepresidenan dalam rangkaian perkenalan calon menteri pada Senin (20/10) hingga Selasa (21/10) sore :

1. Mahfud Md

2. Nadiem Makarim

3. Wishnutama

4. Erick Thohir

5. Tito Karnavian

6. Airlangga Hartarto (Golkar)

7. Pratikno

8. Fadjroel Rachman

9. Nico Harjanto

10. Prabowo Subianto (Gerindra)

11. Edhy Prabowo (Gerindra)

12. Sri Mulyani

13. Syahrul Yasin Limpo (NasDem)

14. Agus Gumiwang Kartasasmita (Golkar)

15. Juliari Batubara (PDIP)

16. Siti Nurbaya (NasDem)

17. Suharso Monoarfa (PPP)

18. Mantan Wakil Panglima TNI Fachrul Rozi

19. Ida Fauziah (PKB)

20. Bahlil Lahadalia (Golkar)

21. Basuki Hadimuljono

22. Abdul Halim (PKB)

23. Zainudin Amali

24. Yasonna Laoly (PDIP)

25. Budi Karya Sumadi

26. Moeldoko

27. Sofyan Djalil

28. Tjahjo Kumolo (PDIP)

29. Johnny Plate (Nasdem)

30. Bambang Brodjonegoro

31. Agus Suparmanto

32. Teten Masduki

33. Terawan

 

 

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan