KCIC Akui Kebakaran Pipa Pertamina Terjadi di Proyek Kereta Cepat

Penulis: Ratna Iskana

22/10/2019, 19.17 WIB

PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) meminta maaf atas peristiwa kebakaran pipa Pertamina yang terjadi pada Selasa (22/10) sekitar pukul 14.00 WIB.

KCIC, Pertamina
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Foto udara kebakaran pipa minyak milik PT Pertamina di Melong, Cimahi, Jawa Barat, Selasa (22/10/2019). PT Pertamina masih melakukan investigasi terkait kebakaran pipa milik pertamina itu yang letaknya berdekatan dengan proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Jakarta-Bandung.

PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) mengakui kebakaran pipa minyak Pertamina terjadi pada Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KJCB) yang berlokasi di pinggir jalan tol Purbaleunyi KM 130 Cimahi–Pasir Koja, Selasa (22/10). Kebakaran terjadi saat proses konstruksi elevated yang dikerjakan oleh kontraktor KCJB.

Hingga pernyataan ini disampaikan, KCIC masih menginvestigasi lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran. Dalam investigasi tersebut, KCIC bekerja sama dengan pihak berwenang dan Pertamina selaku pemilik aset.

"Prioritas yang saat ini dilakukan adalah menjamin keamanan di sekitar lokasi oleh kontraktor KCJB dibantu Pertamina dan pihak yang berwenang. Saat ini aktivitas fokus pada pemadaman dan pengamanan lokasi kejadian," tulis Public Relation & Corporate Social Responsibility Manager PT KCIC Deni Yusdiaana dalam keterangan pers, Selasa (22/10).

KCIC juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas peristiwa tersebut. "Dan berkomitmen agar semua pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor KCJB senantiasa memperhatikan aspek safety, quality, dan time delivery sebagai prioritas untuk berkontribusi pada pembangunan infrastruktur transportasi koridor Jakarta – Bandung," ujar Deni.

(Baca: Proyek Kereta Cepat Memicu Kebakaran Pipa Pertamina, Satu Meninggal)

Akibat kebakaran tersebut, seorang petugas operator alat berat proyek KCJB dikabarkan tewas. Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi menduga petugas yang tewas karena mengoperasikan alat berat yang mengenai pipa minyak Pertamina hingga terbakar.

"Sekarang sedang ditangani, menunggu dari pihak Pertamina yang khusus memadamkan api," kata Rudy dikutip dari Antara.

Polisi menduga petugas tersebut merupakan warga negara asing bernama Li Xuangfeng. Petugas bakal mengevakuasi jasad korban setelah api padam.

Di sisi lain, Jasa Marga menutup jalan tol Purbaleunyi arah Cileunyi. Pengguna jalan dialihkan ke Gerbang Tol (GT) Baros dan GT Pasteur.

Selain itu, jalan tol Padaleunyi arah Jakarta dibuka kondisional untuk bahu jalan dan lajur satu, sambil mengalihkan pengguna jalan ke GT Pasir Koja.

Sedangkan Pertamina langsung menghentikan pengoperasian pipa yang mengalirkan BBM jenis Pertamina Dex dari Ujung Berung hingga Padalarang tersebut. Biarpun begitu, Pertamina menyatakan pasokan BBM di wilayah Bandung dan sekitarnya aman.

Sebab, ada pasokan BBM dari Balongan dan Tasikmalaya. Selain itu, TBBM Ujung Berung tetap beroperasi karena masih ada stok yang tersisa.

(Baca: Pipa Pertamina Terbakar, Jasa Marga Tutup Jalan Tol Arah Cileunyi)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan