Pelaku Pasar Cermati Brexit, IHSG Sesi Pertama Terkoreksi 0,28%

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Ratna Iskana

22/10/2019, 13.09 WIB

Minimnya data makroekonomi dari dalam dan luar negeri juga mendorong penurunan IHSG pada sesi pertama perdagangan hari ini.

IHSG
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Pegawai melintas di depan layar pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/10/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 0,28% pada sesi pertama perdagangan Selasa (22/10).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun hingga 0,28% menjadi 6.181,48 pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, Selasa (22/10). Padahal, IHSG sempat mencapai level tertinggi hingga 6.229,39 atau menguat 0,49% dari pembukaan perdagaan pagi tadi.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama mengatakan turunnya IHSG pada perdagangan sesi pertama disebabkan minimnya data makro ekonomi dari domestik maupun global yang memberikan dampak besar kepada pasar.

Di sisi lain, pasar juga tengah mencermati pemungutan suara parlemen Inggris terkait keluarnya Negara Ratu Elizabeth dari Uni Eropa atau biasa disebut British Exit (Brexit). "Parlemen Inggris menghendaki penundaan Brexit 31 Oktober," kata Nafan kepada Katadata.co.id  pada Selasa (22/10).

Sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini, total volume saham yang diperdagangkan sebanyak 11,25 miliar saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp 3,85 triliun. Sedangkan frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 292 ribu kali. Selain itu ada 159 saham yang menguat, 204 saham terkoreksi, dan 153 saham yang stagnan.

(Baca: Setelah Tujuh Hari Naik, Analis Lihat Potensi Koreksi IHSG Hari Ini)

Sektor yang mendorong turunnya IHSG hari ini yaitu saham aneka industri yang terkoreksi 1,37%. Beberapa saham sektor tersebut  diantaranya, Astra International (ASII) yang terkoreksi 1,86% menjadi Rp 6.600 per saham dan Selamat Sempurna (SMSM) yang turun 1,67% menjadi Rp 1.470 per saham.

Pada perdagangan sesi pertama har ini, asing tercatat jual bersih senilai Rp 73,45 miliar di seluruh pasar. Rinciannya, di pasar reguler senilai Rp 24,86 miliar dan di pasar negosiasi serta tunai senilai Rp 48,59 miliar.

Di sisi lain, bursa-bursa Asia lainnya bergerak bervariasi. Seperti Hang Seng Index bergerak menguat 0,10%, Shanghai Composite Index bergerak terkoreksi 0,03%, dan Strait Times Index bergerak menguat 0,9%.

(Baca: Saham Perusahaan Milik Erick Thohir dan Sandiaga Terus Menguat)

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan