Pipa Pertamina di Tol Padalarang Terbakar, Dekat Proyek Kereta Cepat

Penulis: Ratna Iskana

22/10/2019, 16.36 WIB

Pertamina telah menghentikan operasi pipa BBM Ujung Berung-Padalarang dan fokus memadamkan kebakaran yang terjadi sejak 14.30 WIB.

Pertamina kebakaran
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi, Gedung Pertamina di kawasan Jakarta Pusat (09/08). Pipa minyak Pertamina yang berada di pinggir jalan tol Padalarang terbakar pada Selasa (22/10) siang. Pertamina belum bisa memastikan penyebab kebakaran.

Pipa minyak milik Pertamina yang berada di pinggir jalan tol Padalarang-Buah Batu 130 KM terbakar pada Selasa (22/10) siang. Manajer komunikasi MOR-3 Dewi Sri Utami menjelaskan kebakaran terjadi secara tiba-tiba sekitar pukul 14.30 WIB.

Pertamina langsung menghentikan pengoperasian pipa yang mengalirkan BBM jenis Pertamina Dex dari Ujung Berung hingga Padalarang tersebut. Pertamina juga terus berupaya memadamkan api.

"Kami masih fokus ke pemadaman api, sudah turunkan kendaraan pemadam dua fire truck yang membawa air dan foam, juga koordinasi dengan dinas pemadam kebakaran," ujar Dewi ketika dihubungi pada Selasa (22/10).

Biarpun terjadi kebakaran, Dewi menyatakan pasokan BBM di wilayah Bandung dan sekitarnya aman. Sebab, ada pasokan BBM dari Balongan dan Tasikmalaya. Selain itu, TBBM Ujung Berung masih beroperasi karena masih ada stok yang tersisa.

(Baca: Pertamina Batasi Konsumsi Biosolar Subsidi di Kepulauan Riau)

Pertamina bakal langsung menginvestigasi penyebab kebakaran setelah api padam. Sejauh ini, Pertamina belum bisa menyebut indikasi awal penyebab kebakaran.

Dewi juga belum bisa memastikan adanya hubungan proyek kereta cepat PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC). Sebab, seluruh proyek konstruksi seharusnya berada di luar buffer zone atau wilayah instalasi pipa Pertamina.

"Kami belum tahu karena pemasangan tiang pancang itu,"ujar Dewi.

Di sisi lain, Dewi menyebut tidak ada korban jiwa akibat kebakaran tersebut. "Tidak ada korban, yang jelas ada kerusakan pipa, BBM losses, dampak lainnya belum tahu, fokus pada pemadaman," ujarnya.

(Baca: Pertamina Tuntaskan Pembangunan 161 Titik BBM Satu Harga)

Reporter: Verda Nano Setiawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan