Startup Mangkok Ku Milik Putra Jokowi Bakal Ekspansi ke Australia

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Martha Ruth Thertina

22/10/2019, 11.17 WIB

Perusahaan menargetkan ekspansi masif tahun depan.

Mangkok Ku, Mangkok Ku Jakarta, Mangkok Ku Australia, Mangkok Ku Chef Arnold
Cindy Mutia Annur / Katadata
Startup kuliner Goola dan Mangkok Ku berkolaborasi meluncurkan flagship store perdana mereka di Kota Kasablanka, Jakarta.

Startup kuliner Mangkok Ku tengah bersiap untuk membuka cabang baru di Jakarta dan luar Jakarta, termasuk Australia. Sejauh ini, startup hasil kolaborasi Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep, dengan Chef Arnold Poernomo itu baru memiliki dua cabang yakni di Tanjung Duren dan Kota Kasablanka, Jakarta.

CEO Mangkok Ku Randy Julius mengatakan, perusahaan menargetkan empat cabang baru akhir tahun ini yakni di Sunter, Jakarta Utara dan Living World Alam Sutera, Banten. Ekspansi direncanakan lebih masif pada tahun depan, yaitu ke luar Jakarta, termasuk ke luar negeri.

“Kami berharap bisa ekspansi lebih masif hingga ke Surabaya dan rencananya juga ingin ke luar negeri. Kami bakal masuk ke Sydney, Australia. Kami rencanakan (total) 25 sampai 30 cabang di 2020,” ujar Randy dalam konferensi pers peresmian Goola x Mangkok Ku di Jakarta, Senin (21/10).

(Baca: Startup Minuman Besutan Putra Jokowi Siap Luncurkan Aplikasi pada 2020)

Randy melanjutkan, perusahaan memiliki visi untuk menumbuhkan kembali tren kuliner nasional di Indonesia maupun mancanegara, dengan semangat local pride with global ambition. Ia berharap kuliner yang ditawarkan Mangkok Ku bisa seperti Thai Tea yang dimiliki Thailand.

“Kami ingin membawa kuliner Indonesia lebih sederhana dengan konsep rice bowl dengan topping sambal di mana ini bisa dinikmati oleh semua kalangan dan kami harap ini bisa go international,” ujarnya.

Ia optimistis hal tersebut bisa tercapai didukung keunggulan berupa harga produk yang cukup terjangkau yakni mulai Rp 19 ribu hingga 54 ribu. Menu favorit Mangkok Ku di antaranya Mangkok Brisket Onion Sauce with Onsen Egg, Mangkok Omu Egg Sausage Mayo, dan Mangkok Fire Fried Chicken.

Chef Arnold yang berdomisili di Australia mengatakan, perusahaan menargetkan para pelajar sebagai target pasar di Australia nantinya. Ia melihat ada minat besar pelajar Indonesia di Sydney dan Melbourne terhadap kuliner Tanah Air yang memiliki cita rasa sambal ala rumahan. “Jadi kami targetkan yang utama adalah memang para pelajar di sana dengan mengusung konsep restoran khas Indonesia yang modern,” ujarnya.

(Baca: Fokus Politik, Gibran Putra Sulung Jokowi Serahkan Bisnis ke Sang Adik)

Meski begitu, Gibran menambahkan, perusahaan juga menargetkan konsumen dari masyarakat lokal. Harapannya, "Ketika orang luar mendengar istilah sambal, itu Indonesia. Ketika mereka minum es doger, itu Indonesia. Jadi, kita benar-benar punya identitas akan kuliner khas negara kita,” ujarnya.

Meskipun Mangkok Ku baru diluncurkan pertengahan tahun ini, Gibran mengatakan bahwa antusiasme masyarakat terhadap perusahaannya cukup positif. “Dalam satu hari kami bisa mengeluarkan 800 sampai 1.200 mangkok per cabang. Salah satunya, kami memang terbantu dengan adanya aplikasi ojek online,” ujarnya.

Ke depan, Gibran mengatakan perusahaan juga akan mengusung konsep grab and go. Sebab, Mangkok Ku memang didesain untuk menjadi makanan cepat saji yang bisa disantap oleh pelanggan yang memiliki waktu makan atau jam istirahat yang pendek.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan