Jokowi Effect Dongkrak IHSG Naik Sembilan Hari Berturut-turut

Penulis: Happy Fajrian

23/10/2019, 18.39 WIB

IHSG melesat 3,89% dalam sembilan hari perdagangan secara berturut-turut. Hari ini saham-saham BUMN melesat menyambut Menteri BUMN baru.

ihsg hari ini, ihsg, kabinet jokowi maruf, saham bumn
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup naik 0,52% ke posisi 6.257,81 pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (23/10). Rata-rata saham BUMN ditutup lebih tinggi menyambut Menteri BUMN yang baru Erick Thohir.

Setelah lebih banyak melaju di zona merah pada sesi I, indeks harga saham gabungan (IHSG) berbalik naik pada sesi II hari ini, Rabu (23/10), hingga ditutup pada level 6.257,81; naik 32,31 poin atau 0,52% dibandingakn posisi penutupan sebelumnya.

Dengan demikian, IHSG memperpanjang reli kenaikannya menjadi sembilan hari perdagangan secara berturut-turut. Dalam sembilan hari perdagangan tersebut, IHSG melesat dari posisi 6.023,64 pada Kamis (10/10) ke posisi hari ini sebesar 243,17 poin atau 3,89%.

Kinerja IHSG pun menjadi yang terbaik di antara bursa Asia lainnya, yang walaupun juga dalam tren kenaikan, namun dalam rentang waktu sembilan hari terakhir bergerak cukup fluktuatif.

Pada perdagangan hari ini misalnya, mayoritas bursa saham Asia berakhir lebih rendah. Indeks Strait Times turun 0,52%, Shanghai turun 0,43%, Hang Seng turun 0,82%, dan Kospi turun 0,39%. Sementara Nikkei sejalan dengan IHSG, naik 0,34%.

(Baca: Pengumuman Kabinet Baru Tak Berefek Positif ke Bursa, IHSG Turun 0,28%)

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan mengatakan bahwa kinerja IHSG hari ini didukung optimisme pasar yang kuat pasca-pengumuman kabinet baru Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

"IHSG ditutup menguat (naik) didukung optimisme pasca-pengumuman menteri pada kabinet baru yang mendorong investor menjadi lebih agresif masuk ke pasar saham," ujarnya kepada Katadata.co.id, Rabu (23/10).

Sementara itu Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menyoroti saham-saham perusahaan pelat merah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengalami kenaikan menyambut Menteri BUMN yang baru, Erick Thohir.

"Rata-rata saham BUMN menyambut kehadiran Menteri BUMN baru dengan penguatan (kenaikan). Investor asing melakukan aksi jual bersih Rp 231,73 miliar dengan saham BBRI, BMRI, dan ASII yang banyak dijual investor asing," jelasnya.

(Baca: Jokowi Minta Sri Mulyani Tetap Menteri Keuangan, IHSG Melesat 0,49%)

Menurut statistik Bursa Efek Indonesia (BEI) indeks BUMN 20 hari ini tercatat naik 1,99% ke level 396,05 dari sebelumnya di level 388,34. Naiknya indeks ini dipimpin oleh saham Wijaya Karya Tbk (WIKA) yang melesat 5%.

Kemudian melengkapi lima saham BUMN yang naik paling tinggi hari ini di antaranya saham Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 4,02%, Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 3,81%, Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 3,66%, serta Timah Tbk (TINS) 3,32%.

Total transaksi saham hari ini tercatat mencapai 17,75 miliar saham yang ditransaksikan sebanyak 550.879 kali oleh investor dengan nilai transaksi mencapai Rp 9,66 triliun. Sebanyak 198 saham bergerak naik, 190 saham turun, dan selebihnya stagnan.

(Baca: Jadi Menteri BUMN, Harga Saham Perusahaan Erick Thohir Malah Turun 8%)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan