Gubernur Anies Akan Bebaskan Pajak Balik Nama Kendaraan Listrik

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Agustiyanti

27/10/2019, 19.41 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap pemerintah pusat juga membebaskan pajak barang mewah untuk kendaraan listrik.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjajal motor listrik dan ikut berkonvoi dalam Karnaval Jakarta Langit Biru, Minggu (27/10).
Katadata
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjajal motor listrik dan ikut berkonvoi dalam Karnaval Jakarta Langit Biru, Minggu (27/10).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membebaskan pajak bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) untuk kendaraan listrik. Hal ini dilakukan guna mendorong penggunaan kendaraan yang diklaim bebas polusi ini di Jakarta.

"Langkah Pemprov, kami akan membebaskan pajak balik nama untuk kendaraan-kendaraan bermotor berbasis listrik, baik roda dua dan roda empat," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai mengikuti konvoi kendaraan listrik di Jakarta, Minggu (27/10).

Di sisi lain, ia juga berharap pemerintah pusat menghapus kendaraan listrik dari kategori barang mewah sehingga tak dikenakan pajak yang cukup besar. Dengan demikian, harga kendaraan listrik diharapkan lebih terjangkau bagi masyarakat umum. 

(Baca: Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik, Grab Gandeng PLN)

"Pajak barang mewah itu masih sekitar 40%. Ini tentu jadi kendala. Kami ingin pemerintah pusat bisa berikan kelonggaran, lebih cepat lebih baik supaya Jakarta makin cepat jadi kota yang kualitas udaranya baik," jelas dia.

Anies sendiri sore tadi menjajal motor listrik menggunakan baju dan helm biru serta kaca mata hitam. Ia berkonvoi bersama ratusan kendaraan listrik dalam gelaran Karnaval Langit Biru. Usai berkonvoi, ia pun membagikan pengalamannya selama mengendarai kendaraan listrik tersebut.

"Sepanjang perjalanan  saya menggunakan kendaraan bermotor roda dua berbasis listrik itu, nyaman sekali, tidak ada suara, tidak ada polusi udara," jelas Anies. 

(Baca: Kapasitas Listrik Tiongkok 15 Kali RI, Jonan Dorong Pembangkit Baru)

Karnaval yang digelar bertepatan dengan Hari Listrik Nasional ini bertujuan untuk memperkenalkan kendaraan listrik kepada masyarakat. Anies berharap penggunaan kendaraan listik dapat membantu menjaga kualitas udara di Jakarta. 

"Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah mendorong penggunaan kendaraan yang tidak menimbulkan polusi udara atau bebas emisi," ujarnya.

Selain motor listrik, terdapat sejumlah kendaraan listrik yang turut meramaikan konvoi, seperti mobil, bajaj, dan skuter. Karnaval digelar sejak pukul 15.00 hingga 18.00 WIB. Akibatnya, sejumlah ruas jalan dan rute Transjakarta sempat ditutup dan dialihkan.

Reporter: Cindy Mutia Annur

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan