IHSG Diprediksi Naik, Saham Properti dan Konsumer Direkomendasikan

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Happy Fajrian

30/10/2019, 07.13 WIB

IHSG berpotensi melanjutkan tren kenaikannya sejak awal pekan.

ihsg hari ini, prediksi ihsg, rekomendasi saham hari ini
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Aktivitas di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (28/10/2019). Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (30/10) diprediksi melanjutkan laju kenaikannya pada dua hari perdagangan sebelumnya.

Beberapa analis memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (30/10), naik berdasarkan analisis teknikal. Kemarin, IHSG ditutup naik 0,25% ke level 6.281,14 melanjutkan tren kenaikannya dari awal pekan ini.

Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama menilai IHSG hari ini berpotensi menuju ke area resistance yang memiliki rentang antara 6.342-6.369. "Terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan (kenaikan) lanjutan pada pergerakan IHSG," katanya melalui riset.

Sementara itu level support pertama maupun kedua IHSG memiliki rentang pada level 6.224-6.207. Ada pun Nafan merekomendasikan sejumlah saham yang layak untuk diperhatikan investor pada perdagangan hari ini di antaranya Agung Podomoro Land Tbk (APLN), Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), Bank Niaga Tbk (BNGA), Bank BRI Syariah Tbk (BRIS), Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS).

(Baca: Sentimen The Fed Angkat IHSG ke Level 6.281 di Akhir Perdagangan)

Senada, Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi juga memprediksi IHSG hari ini bergerak terkonsolidasi. "IHSG hari ini kembali mencoba menguat (naik) dengan level support dan resistance di kisaran 6.250-6.320," ujarnya.

Menurut Lanjar, saham-saham yang masih cukup menarik secara teknikal di antaranya Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS), Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), Kalbe Farma Tbk (KLBF), Wijaya Karya Gedung Tbk (WEGE), Matahari Department Store Tbk (LPPF), AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS).

Berbeda dengan dua analis sebelumnya, analis Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christoper Jordan memperkirakan IHSG hari ini terkoreksi secara teknikal. Menurutnya, indeks dalam negeri sudah memasuki area jenuh beli yang mengindikasikan tren pelemahan (penurunan) masih akan berlanjut.

Menurut Dennies, level support IHSG hari ini memiliki rentang antara 6.258-6.234. Sementara, untuk level resistance antara 6.304-6.293.

(Baca: Pelaku Pasar Pantau Kesepakatan Dagang, Rupiah Bergerak Melemah)

"Investor akan cenderung wait and see sehingga pergerakan IHSG akan terbatas jelang rilisnya beberapa data perekonomian dan penetepan suku bunga The Fed (Federal Reserve/Bank Sentral Amerika Serikat)," kata Dennies dalam risetnya.

Ada pun, Dennies merekomendasikan sejumlah saham yang layak dibeli investor antara lain Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), dan Pakuwon Jati Tbk (PWON).

Sebagai informasi, support merupakan level yang diyakini sebagai titik terendah IHSG pada satu hari perdagangan, dimana terjadi aksi beli yang cukup besar oleh investor sehingga menjaga IHSG tidak turun lebih dalam lagi. Sebaliknya, resistance merupakan level tertinggi IHSG dimana terjadi aksi jual yang cukup besar sehingga mencegah IHSG naik lebih tinggi lagi.

(Baca: Ekspansi ke Bisnis Jasa Konstruksi, Laba Wika Beton Tumbuh 8,3%)

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan