Erick Thohir Angkat 4 Staf Khusus: Guru Besar, Staf JK, hingga Politis

Penulis: Ratna Iskana

9/11/2019, 19.54 WIB

Setelah mendapatkan jatah dua wakil menteri, Erick Thohir masih membutuhkan empat staf khusus untuk membantunya di Kementerian BUMN.

Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) di halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat (23/10/2019). Erick baru saja mengangkat empat staf khusus Menteri BUMN pada Sabtu (9/11).
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Menteri BUMN Erick Thohir di halaman Istana Merdeka, Jakarta (23/10/2019). Dia mengangkat empat staf khusus Menteri BUMN.

Menteri BUMN Erick Thohir baru saja mengangkat empat orang staf khusus. Keempat orang tersebut berasal dari akademisi hingga politisi.

Staf khusus Menteri BUMN tersebut akan memberikan saran dan pertimbangan terkait hal-hal yang bukan merupakan bidang tugas dari unsur-unsur organisasi kementerian. Keempat staf khusus yang diangkat Erick, yaitu Muhammad Ikhsan, Nanang Pamuji, Arya Sinulingga, dan Anhar Adel. 

Muhammad Ikhsan merupakan salah satu guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Sebelumnya,  menjabat staf khusus Wakil Presiden Republik Indonesia 2014-1029 Jusuf Kalla. Kini, dia didapuk sebagai staf khusus bidang makro ekonomi Menteri BUMN.

Kemudian, Nanang Pamuji yang merupakan guru besar di Universitas Gajah Mada Yogyakarta akan bertanggung jawab memberikan masukan dan saran agar BUMN membangun manajemen talenta dan meningkatkan inovasi di era disrupsi.

(Baca: Jiwasraya dan Pekerjaan Rumah Erick Thohir)

Ada juga Arya Sinulingga yang merupakan  lulusan ITB  dan praktisi di media massa. Arya sempat menjabat sebagai salah satu pimpinan Partai Perindo.

Ketika diangkat sebagai staf khusus Menteri BUMN, Arya langsung mengundurkan diri dari partai tersebut. Arya akan membantu Erick di bidang komunikasi publik.

Terakhir, Anhar Adel yang akan membantu Menteri BUMN untuk hubungan antar-kementerian dan lembaga. Dengan begitu, sinergi antara Kementerian BUMN dan institusi lain terus terjaga.

Erick menyatakan empat orang staf khusus yang diangkat tersebut akan membantu dirinya secara profesional dan saling bersinergi. "Tugas staf khusus ini tidak akan saling tumpang tindih dengan tugas pada jabatan struktural yang ada, bahkan akan membantu akselerasi tugas-tugas yang dijalankan," kata Erick seperti dikutip dari Antara  pada Sabtu (9/11).

(Baca: Tunggu Jokowi, Erick Thohir Ingin Dirut Baru Inalum yang Berkeringat)

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha