JK Harapkan Tak Ada Radikalisme di Masjid Apung Jakarta

Penulis: Agatha Olivia Victoria

Editor: Ratna Iskana

9/11/2019, 22.19 WIB

Jusuf Kalla menyarankan para penceramah untuk Masjid Agung DKI Jakarta harus memiliki pemahaman agama yang cukup.

Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla berharap Masjid Apung Jakarta tak terpapar radikalisme.
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla berharap Masjid Apung Jakarta tak terpapar radikalisme.

Pembangunan Masjid Apung DKI Jakarta baru saja dimulai pada Sabtu (9/11). Ketua Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla (JK) mengharapkan tak akan ada penceramah radikal di ikon terbaru Kota Jakarta itu.

"Tidak mungkin semua masjid terpapar radikalisme," kata JK saat ditemui usai acara groundbreaking Masjid Apung di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (9/11).

Meski begitu, ia tak menampik terdapat beberapa penceramah radikal di satu atau dua masjid yang ada di Indonesia. Pasalnya, jumlah masjid yang ada di Indonesia hampir mencapai satu juta masjid. Dengan jumlah tersebut, setiap 200 orang di Indonesia memiliki satu masjid untuk beribadah.

Maka dari itu, ia pun menyarankan para penceramah untuk memperbaiki cara berdakwah. "Juga harus dipersiapkan dai-dai yang memang baik dan punya pemahaman agama yang cukup," ucap dia.

(Baca: Jaya Ancol Bangun Masjid Apung Pertama di Jakarta Senilai Rp 50 Miliar)

JK pun mengaku sangat bangga dengan adanya pembangunan Masji Apung tersebut. Apalagi masjid berada di tempat hiburan keluarga.

Ia pun berharap masjid dibangun dengan kualitas yang  baik. Pasalnya, sekitar 70% masjid di Indonesia memiliki pengeras suara yang kurang baik. Sehingga suara penceramah tak terlalu jelas terdengar.

"Terutama untuk suara di dalam masjid tidak boleh berdengung. Sebesar 80 persen waktu kita di masjid ini untuk mendengarkan," ujarnya.

Masjid Apung didesain berdasarkan inspirasi unsur dari sebuah kapal. Jika dilihat dari atas desainnya akan seperti bulan dan bintang.

Masjid Apung yang dibangun PT Pembangunan Jaya Ancol tersebut didesain dengan enam tiang yang mengelilingi masjid. Keenam tiang mencerminkan enam rukum Islam. Di atas tiang tersebut nantinya akan dipasang lampu agar dari atas terlihat seperti enam berlian di atas laut.

Kubah masjid akan dibuat berbentuk segi lima. Bentuk kubah menggambarkan sholat lima waktu.

Sedangkan untuk ketinggian Masjid Apung akan memiliki tinggi 25 meter. Ketinggian tersebut melambangkan 25 Nabi yang dikisahkan dalam Al-Qur'an.

Meski desainnya terlihat modern, JK mengingatkan agar masjid tersebut tetap diberikan penanda bahwa bangunan itu adalah masjid. "Jadi orang tidak salah arah. Nanti dikira itu bangunan apa," ujar dia sembari bercanda.

(Baca: Berpamitan, JK Beri Selamat kepada Menteri yang Kembali Masuk Kabinet)

Reporter: Agatha Olivia Victoria

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan