Fintech Pendidikan Pintek Dapat Pendanaan dari Investor Jerman

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Desy Setyowati

11/11/2019, 11.02 WIB

Pintek sudah memberikan pinjaman untuk biaya pendidikan dengan total Rp 14,8 miliar.

Fintech yang berfokus di bidang pendidikan, Pintek mendapat pendanaan pra-seri A dari investor asal Jerman.
instagram/pintek,id
Co-Founder Pintek Tommy Yuwono. Pintek mendapat pendanaan pra-seri A dari investor asal Jerman.

Perusahaan teknologi finansial (fintech) Indonesia, Pintek, mengalang pendanaan pra-seri A dari investor asal Jerman, Global Founders Capital. Namun, startup yang berfokus pinjaman untuk pendidikan itu tidak menyebutkan nilai investasinya.

Global Founders Capital merupakan perusahaan modal ventura yang berbasis di Berlin, Jerman. Mereka telah membiayai lebih dari 300 startup seperti Traveloka, Lazada, Facebook, Slack, Trivago, LinkedIn, Rocket Internet, dan lainnya.

Investor terdahulu (existing) seperti Finch Capital dan Amand Ventures kembali berpartisipasi dalam investasi kepada Pintek kali ini. Dana segar ini diperoleh induk Pintek, yakni SoCap.

(Baca: Startup Lokal, Crewdible Dapat Investasi Rp 21 M dari Investor Jerman)

Pintek sebelumnya bernama Pinduit. Fintech ini berfokus pada pinjaman untuk Pendidikan, yang meliputi sekolah dasar (SD) hingga perguruan tingi, bahkan vokasi. “Pintek tumbuh eksplosif, terutama sejak putaran pendanaan awal tahun ini,” kata Co-Founder Pintek Ioann Fainsilber seperti dikutip dari TechInAsia, Minggu (11/11).

Sejak Mei hingga Oktober 2019, pengguna bulanannya naik 20 kali lipat. Tingkat wan-prestasi (TWP) atau rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) kurang dari 1%.

Fainsilber mengatakan, perusahaan ingin meningkatkan tim guna memenuhi memenuhi permintaan pengguna. Hal ini juga untuk memperluas penawaran terhadap produk pinjamannya. "Ini (pendanaan) bertujuan menggandakan tim teknologi dan komersial di kuartal berikutnya," katanya.

(Baca: Fintech Amartha Cari Pendanaan Seri B dari Investor Lokal dan Asing)

Pintek dibangun oleh Fainsilber bersama dengan Tommy Yuwono, yang sebelumnya ikut mendirikan Ayopop. Perusahaan yang beroperasi sejak 2018 ini telah memberikan bantuan pendanaan kepada peminjam di 22 provinsi Indonesia.

Kini, fintech itu telah bekerja sama dengan sekitar 100 lembaga Pendidikan. Di antaranya Wall Street English, English First, Fashion Division ID, Sekolah Mode Poppy Dharsono, dan lainnya.

Berdasarkan situs resminya, Pintek telah menyalurkan pinjaman Rp 14,8 miliar kepada 849 peminjam. Bunga yang ditawarkan sekitar 0-1,5% per bulan. Pinjaman yang diberikan mulai dari Rp 3 juta higga Rp 300 juta.

Adapun Global Founders Capital beberapa waktu lalu juga berinvestasi di startup Indonesia, yakni Crewdible. Perusahaan rintisan mikro-pergudangan ini mendapat US$ 1,5 juta lewat pendanaan pra-seri A. Investor asal Jerman ini juga memimpin pendanaan awal (seed funding) di startup agritech lokal, Eden Farm.

(Baca: Kredit Pelajar, Solusi Akses Pendidikan?)

Reporter: Cindy Mutia Annur

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan