Gunung Merapi Erupsi, Hujan Abu Melanda 2 Desa di Magelang

Penulis: Ekarina

17/11/2019, 13.34 WIB

Kendati tak mengganggu, warga tetap diminta tenang dan waspada usai letusan Gunung Merapi pagi tadi sekitar pukul 10.46 WIB.

Gunung Merapi Erupsi, Hujan Abu Melanda 2 Desa di Magelang
ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Puncak Gunung Merapi di Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (31/10/2019).Gunung Merapi pagi tadi sekitar pukul 10.46 WIB meletus dengan luncuran awan panas setinggi kolom 1.000 meter.

Hujan abu akibat letusan Gunung Merapi mengguyur dua desa di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (17/11). Namun, hujan abu tersebut tidak berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto mengatakan, hujan abu tipis turun di Desa Sumber dan Keningar di Kecamatan Dukun.

Kendati tak mengganggu, warga tetap diminta tenang dan waspada usai letusan Gunung Merapi pagi tadi sekitar pukul 10.46 WIB. Letusan gunung juga diikuti luncuran awan panas setinggi kolom 1.000 meter.

(Baca: Gunung Merapi Meletus, Awan Panas Meluncur 1.000 Meter)

Desa Sumber dan Keningar berada di Kecamatan Dukun bagian barat daya dengan jarak sekitar 11 sampai 12 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sutar, warga yang tinggal di kawasan sekitar Gunung Merapi, mengatakan bahwa hujan abu tipis turun selama sekitar lima menit. "Namun tidak mempengaruhi kegiatan masyarakat di sini," ujar dia.

Wisatawan yang berada di Bukit Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, sekitar enam kilometer barat daya Gunung Merapi pun menyaksikan letusan

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTK) lewat akun Twitter resminya menyatakan bahwa durasi keluarnya awan panas letusan Merapi 155 detik.

(Baca: Gunung Merapi Erupsi Lagi, Sejarah Letusan 3000 Tahun)

Ketika Gunung Merapi yang berada di wilayah Kabupaten Sleman (Daerah Istimewa Yogyakarta) serta Kabupaten Klaten, Boyolali, dan Magelang (Provinsi Jawa Tengah) meletus, angin bertiup ke arah barat sehingga hujan abu jatuh di wilayah Kabupaten Magelang.

BPPTKG mencatat selama pukul 00.00-06.00 WIB terjadi tujuh kali gempa guguran di Gunung Merapi dengan amplitudo 2-10 mm selama 17,6 sampai 21,52 detik, dua gempa hybrid dengan amplitudo 2 mm selama 6.72-7.2 detik.

Kemudian dua gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 44-65 mm selama 11,56-16,16 detik, dan satu kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 3 mm selama 8.88 detik.

 

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha