AS-Tiongkok Tebar Asa Kesepakatan Dagang, Harga Emas Dunia Melandai

Penulis: Happy Fajrian

22/11/2019, 10.02 WIB

AS batal menaikkan tarif pada 15 Desember, namun tetap akan campur tangan mendukung demonstran di Hong Kong.

harga emas dunia, penyelesaian perang dagang, perang dagang
ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani
Ilustrasi emas batangan. Harga emas dunia melandai setelah AS dan Tiongkok menebar asa penyelesaian perang dagang. Namun campur tangan AS terhadap Hong Kong masih berpotensi merusak kesepakatan dagang yang telah diraih sebelumnya.

Harga emas dunia sedikit melandai dari tren kenaikannya sepanjang pekan ini seiring dengan sentimen positif dari perkembangan penyelesaian perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

Melansir data Bloomberg, pada penutupan perdagangan Kamis (21/11), harga emas di pasar berjangka Comex turun 0,35% ke level US$ 1.469 per troy ons, sedangkan di pasar spot turun 0,49% ke level US$ 1.464,41 per troy ons.

Sedangkan pagi ini, Jumat (22/11), emas di pasar berjangka Comex diperdagangkan di level US$ 1.464,40 atau naik tipis 0,05%. Sedangkan di pasar spot harga emas relatif tak bergerak di level US$ 1.464,22 atau turun 0,01%.

Turunnya harga emas dunia seriring sinyal positif penyelesaian perang dagang AS-Tiongkok. Tiongkok dikabarkan telah mengundang AS untuk ke Beijing sebelum libur Thanksgving untuk membicarakan kesepakatan dagang lebih lanjut.

(Baca: Melemah Tipis Pagi ini, Rupiah Bisa Menguat Didorong Asa Perang Dagang)

Selain itu, Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk membatalkan kenaikan tarif terhadap produk asal Tiongkok yang rencananya akan diterapkan pada 15 Desember 2019 meskipun penandatanganan perjanjian dagang dengan Tiongkok terjadi setelahnya.

Namun masih ada tanda tanya besar di kalangan investor apakah perjanjian dagang tersebut akan ditandatangani atau batal sepenuhnya seiring dengan campur tangan AS yang terlalu dalam terkait konflik di Hong Kong.

Sebelumnya senat AS telah meloloskan rancangan undang-undang (RUU) untuk mendukung demonstran di Hong Kong dan memperingatkan Tiongkok agar tetap memperhatikan isu hak asasi manusia (HAM) dalam merespon konflik di sana.

Presiden Trump pun dikabarkan akan segera menandatangani RUU tersebut untuk menjadi undang-undang, meskipun Tiongkok telah mengancam akan membalas tindakan AS tersebut. Namun Negeri Panda tersebut tidak menyebutkan secara spesifik apa tindakan balasan untuk AS.

(Baca: Harga Emas Dunia Naik Setelah AS Loloskan RUU untuk Dukung Hong Kong)

Seiring dengan turunnya harga emas dunia, harga emas batangan Aneka Tambang (Antam) hari ini juga bergerak turun. Dilansir dari laman logammulia.com, harga emas batangan Antam turun Rp 3.000 menjadi Rp 748.000 per gram. Harga jual kembalinya juga turun Rp 3.000 menjadi Rp 664.000 per gram.

Berikut ini adalah daftar lengkap harga emas batangan di butik Logam Mulia Antam, Jumat (22/11):

  • Emas batangan 0,5 gram Rp 398.500
  • Emas batangan 1 gram Rp 748.000
  • Emas batangan 2 gram Rp 1.445.000
  • Emas batangan 3 gram Rp 2.146.000
  • Emas batangan 5 gram Rp 3.560.000
  • Emas batangan 10 gram Rp 7.055.000
  • Emas batangan 25 gram Rp 17.530.000
  • Emas batangan 50 gram Rp 34.985.000
  • Emas batangan 100 gram Rp 69.900.000
  • Emas batangan 250 gram Rp 174.500.000
  • Emas batangan 500 gram Rp 348.800.000
  • Emas batangan 1.000 gram Rp 697.600.000

(Baca: Rilis Produk Emas Baru, Sampoerna Targetkan Rebut 5% Pasar)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan