Gandeng BKPM dan Kominfo, Wishnutama Siap Tarik Aplikasi Asing ke RI

Penulis: Agatha Olivia Victoria

Editor: Ameidyo Daud

12/12/2019, 07.56 WIB

Menparekraf Wishnutama akan menggandeng BKPMl dan Kemenkominfo untuk mengajak aplikasi asing investasi di Indonesia.

aplikasi asing, wishnutama, investasi
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Menparekraf Wishnutama Kusubandio akan menarik investasi perusahaan aplikasi asing yang selama ini punya pengguna dan penghasilan signifikan di Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio akan menarik investasi perusahaan aplikasi asing yang selama ini punya pengguna dan penghasilan signifikan di Indonesia. Ini agar ada kompetisi yang adil antara aplikasi asing dan lokal.

Wishnutama menuturkan pihaknya akan bekerja sama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mewujudkan rencana tersebut. 

"Agar kompetisi fair, bukan hanya aplikasi asing dan lokal tapi di subsektor ekonomi kreatif lain," katanya di Jakarta, Rabu (12/12).

(Baca: Investor Masih Minati Fintech Tahun Depan, tapi Makin Selektif)

Wishnutama juga mengatakan pembangunan ekosistem digital harus bermuara kepada kepentingan bangsa. Sehingga ujungnya ada peningkatan daya saing nasional lebih kompetitif di tingkat global. Selain itu ia ingin ekonomi digital bisa menekan impor.

“Jangan sampai produk dan merek asing yang lebih menerima manfaat," kata Wishnu

Wishnutama juga mengatakan target aktivitas ekonomi kreatif pada tahun 2019 mencapai Rp 1.211 triliun dan didominasi tiga subsektor unggulan yakni kuliner, fesyen dan kriya. Subsektor lain seperti film, musik, pengembangan aplikasi hingga permainan juga jadi andalan.

“Mereka ikut menjadi prioritas (pemerintah),” katanya.

(Baca: Bertemu Kemendag Pekan Depan, Ini Harapan Asosiasi Soal PP E-Commerce)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah menyampaikan keresahannya dengan maraknya waralaba asing terutama di rest area jalan tol. Dia ingin produk UMKM yang kualitasnya sudah setara dengan produk impor diberikan kesempatan.

“Ayam lokal banyak sekarang. Kopi lokal yang bagus juga banyak sekarang ini. Rasanya tidak kalah, sepertiga lebih murah. Kok yang dipasang itu-itu saja,” ucap Jokowi.

Reporter: Agatha Olivia Victoria

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan