Telkomsel hingga XL Axiata Antisipasi Kenaikan Layanan Data Saat Natal

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Desy Setyowati

17/12/2019, 08.39 WIB

Telkomsel, XL Axiata dan Smartfren memperkirakan tarif data meningkat 15-20% saat libur Natal dan Tahun Baru.

Telkomsel, XL Axiata dan Smartfren memperkirakan tarif data meningkat 15-20% saat libur Natal dan Tahun Baru
ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman
Ilustrasi, teknisi XL Axiata melakukan pemeliharaan perangkat BTS (Base Transceiver Station) di lokasi tower di Nawangkewa, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (27/10/2019).

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT XL Axiata Tbk dan PT Smartfren Telecom Tbk mulai menyiapkan infrastrukturnya guna mengantisipasi peningkatan permintaan layanan saat Natal dan Tahun Baru. Trafik data diprediksi meningkat 15% saat libur panjang.

Pelaksana tugas (Plt) Chief Technology Officer XL Axiata I Gede Darmayusa mengatakan, perusahaan meningkatkan kapasitas hingga dua kali lipat dari hari biasanya. Selain itu, berfokus pada daerah wisata dan jalur transportasi darat di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Perusahaan juga melakukan rekayasa jaringan jika terjadi kepadatan trafik di suatu lokasi. “Untuk liburan nanti, kami memprediksi kenaikan trafik sekitar 15% di layanan data,” kata Darmayusa dalam siaran pers, kemarin (16/12).

Menurut dia, penggunaan data untuk streaming video atau musik, aplikasi percakapan, gim dan media sosial akan mendominasi. “Akses ke peta digital seperti Google Map dan Waze juga kemungkinan meningkat,” katanya.

Adapun pada libur natal dan tahun baru 2018, trafik data meningkat sekitar 30% dibandingkan hari biasa. (Baca: Trafik Data Telkomsel dan Indosat Melonjak pada Malam Tahun Baru 2019)

XL Axiata juga mengerahkan sekitar 30 unit Mobile BTS (MBTS) di berbagai lokasi yang diprediksi mengalami lonjakan trafik. “Persiapan khusus sudah kami lakukan sejak jauh-jauh hari,” kata Darmayusa.

Perusahaan telekomunikasi tersebut mengidentifikasi sedikitnya 300 titik lokasi yang diperkirakan menjadi pusat mobilitas pemudik. Di antaranya bandara, terminal, pelabuhan penyeberangan, stasiun keret hingga rest area di sepanjang jalan tol Jawa dan Sumatera. Selain itu, lokasi tujuan wisata, pusat perbelanjaan hingga tempat ibadah terutama Gereja terkait perayaan Natal.

Ia optimistis kualitas layanan datanya tetap prima selama libur akhir tahun nanti. Perusahaan pun mengandalkan jaringan fiber yang sudah selesai dibangun di ratusan kota.

Langkah serupa dilakukan Telkomsel. Director Sales Telkomsel Ririn Widaryani mengatakan, perusahaan rutin menguji uji coba dan optimalisasi jaringan saat ada lonjakan trafik layanan.

"Optimalisasi seluruh elemen jaringan Telkomsel dilakukan di 533 titik dengan menyediakan 82 unit compact mobile base station (Combat) atau BTS mobile di titik-titik dengan trafik komunikasi terpadat," ujar Ririn dalam siaran pers.

(Baca: Dua Operator Catat Kenaikan Trafik Data Hingga 16% Saat Pemilu 2019)

Operator berpelat merah itu telah menggelar lebih dari 209 ribu unit BTS, termasuk di wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T) dan perbatasan. Dari jumlah tersebut, lebih dari 77 ribu di antaranya merupakan BTS 4G.

Terhitung sejak 20 Desember hingga 5 Januari, Telkomsel menyiagakan 324 Mobile GraPARI (MoGI) dan 3.716 outlet Siaga yang menyediakan kartu perdana, layanan isi ulang pulsa, serta aktivasi layanan digital lainnya.

Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim juga mengatakan, perusahaannya telah menyiapkan layanan guna mengantisipasi lonjakan permintaan saat Natal dan Tahun Baru. Perusaahaan mengoptimalisasi BTS di tempat-tempat padat trafik menjelang dan selama masa liburan.

"Saya perkirakan trafik meningkat 15-20% saat Natal dan Tahun Baru,” kata dia kepada Katadata.co.id, hari ini (17/12).  (Baca: Trafik Data Indosat Naik 74,2% pada Natal 2018)

Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pun berkoordinasi dengan operator seluler untuk meningkatkan kapasitas jaringan di lokasi yang menjadi titik keramaian saat Natal dan Tahun Baru 2020. Mereka juga mengukur kualitas layanan telekomunikasi di lokasi-lokasi tersebut.

"Hasil pengukuran kualitas layanan ini kemudian disampaikan kepada operator untuk dilakukan optimalisasi jaringan sehingga masyarakat dapat menikmati layanan telekomunikasi yang berkualitas," kata Plt Kepala Biro Humas Kementerian Ferdinandus Setu.

Reporter: Cindy Mutia Annur

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan