Bandara Halim Banjir, Penerbangan Dialihkan ke Soetta

Penulis: Agustiyanti

1/1/2020, 12.35 WIB

Landasan pacu dan sejumlah area Bandara Halim Perdanakusuma banjir sehingga tak memungkinkan aktivitas penerbangan.

bandara soetta, bandara halim, jakarta banjir
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Ilustrasi Bandara Soekarno Hatta. Seluruh penerbangan di Bandara Halim dialihkan ke Soekarno Hatta pada Rabu (1/1) akibat banjir.

Penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma dialihkan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu (1/1) akibat banjir. Landasan pacu bandara tersebut tergenang air sehingga tak memungkinkan aktivitas penerbangan.

“Untuk alasan keamanan dan keselamatan, aktivitas di Halim Perdana Kusuma kita tutup sementara hingga waktu yang belum ditentukan. Semua penerbangan dari Halim dialihkan ke Soetta,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti di Jakarta, Rabu (1/1).

Kondisi terkini, air setinggi 30 sentimeter masih menggenangi landasan pacu Bandar Udara Halim Perdana Kusuma. Sedangkan area bandara yang tergenang air kurang lebih seluas 500 meter.

(Baca: Banjir Hampir Merata di Wilayah Jakarta, Berikut Lokasinya)

Banjir juga menggenangi area di luar bandara yang membuat penumpang sulit untuk mengakses Bandar Udara Halim Perdana Kusuma.

"Sesuai dengan Notam Nomor A0002/20 yang menyebutkan terjadinya standing water di landasan Pacu Bandar Udara Halim Perdana Kusuma " jelasnya.

Ia mengatakan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan terus memantau situasi di seluruh bandara dan mengambil langkah-langkah tepat sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak dari perubahan cuaca yang diperkirakan akan terjadi hingga Februari.

 (Baca: Daftar Rute Kereta yang Terdampak Banjir Jakarta)

Perubahan cuaca memungkinkan adanya penundaan jadwal penerbangan dan pengalihan bandara tujuan pendaratan pesawat atau divert.

Polana berharap agar para pengguna jasa transportasi udara dapat memaklumi jika adanya penundaan dan pengalihan pendaratan akibat perubahan cuaca.

“Cuaca ekstrem dan hujan lebat memungkinkan terjadinya delay dan divert penerbangan. Untuk kepentingan penerbangan yang selamat, aman, dan nyaman, saya berharap penumpang dapat memaklumi jika ada delay dan divert akibat cuaca buruk. Semua demi kepentingan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan kita semua,” katanya.

Reporter: Antara

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan