Asosiasi Optimistis Fintech Salurkan Pinjaman Rp 150 Triliun di 2020

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Desy Setyowati

15/1/2020, 11.22 WIB

AFPI optimistis, ada 100 fintech lending yang mendapat izin OJK hingga akhir tahun ini.

Asosiasi Optimistis Fintech Salurkan Pinjaman Rp 150 Triliun di 2020
AFPI
Ilustrasi, AFPI dan OJK meresmikan Fintech Data Center (FDC) akhir tahun lalu (11/11).

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) optimistis, perusahaan teknologi finansial pembiayaan (fintech lending) menyalurkan pinjaman Rp 150 triliun hingga akhir 2020. Nilai tersebut tumbuh dua kali lipat dibanding tahun lalu, yang sebesar Rp 74,5 triliun.

Meski begitu, proyeksi pertumbuhan itu melambat dibanding 2018 ke 2019 yang mencapai 228,88%. “Tahun ini, kami yakin (tambahan penyaluran pinjaman) tembus Rp 75 triliun dalam setahun saja," ujar Ketua Harian AFPI Kuseryansyah di Jakarta, Selasa (14/1).

Ia optimistis target itu bisa tercapai, lantaran jumlah pemain fintech lending yang terdaftar di Otorotas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkat. Saat ini, 164 perusahaan terdaftar di OJK.

(Baca: Akseleran & Koinworks Direstui OJK, Ini Daftar 25 Fintech P2P Berizin)

Perusahaan-perusahaan itu menyediakan pinjaman untuk sektor produktif, multiguna, konsumtif, dan syariah. Selain itu, ada 25 fintech lending yang mendapat izin dari OJK.

Saat ini, ada sekitar 33 fintech lending yang mengajukan pendaftaran ke OJK. Lalu, ada 72 perusahaan yang sudah terdaftar, mengajukan izin ke regulator keuangan tersebut.

Kuseryansyah memperkirakan, 100 fintech lending mengantongi izin OJK hingga akhir tahun ini. "Seharusnya bisa. Berarti sekitar 10 fintech lending berizin dalam sebulan," ujar dia.

(Baca: 5 Langkah Regulator dan Asosiasi Fintech Atasi Pinjaman Online Ilegal)

Ia mengatakan, AFPI memang berfokus meningkatkan jumlah fintech lending yang memiliki izin. “Bukan pendaftarannya," ujar Kuseryansyah.

Adapun hingga akhir tahun lalu, jumlah pemberi pinjaman (lender) mencapai 591.666 orang. Jumlah itu meningkat 185,13% dari Desember 2018. Sedangkan jumlah peminjam (borrower) sekitar 17,24 juta orang atau naik 295,58% dari Desember 2018.

Tingkat keberhasilan pada hari ke-90 (TKB 90) fintech lending mencapai 96,94% per Agusutus 2019. (Baca: Untung Jumbo Warung Kelontong Lewat Fintech dan E-Commerce)

 

Reporter: Cindy Mutia Annur

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan