OJK dan Pelaku Bursa Kaji Pembentukan Satgas Masalah Pasar Modal

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Martha Ruth Thertina

14/2/2020, 23.10 WIB

Satgas tersebut bisa menjadi wadah pertukaran informasi antar pelaku pasar modal dan regulator, dan menjadi sumber informasi satu pintu.

OJK, Pasar Modal, Pembentukan Satgas
Arief Kamaludin|KATADATA
idx bursa saham

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengadakan pertemuan dengan beberapa pihak terkait pasar modal di kantornya pada Jumat (14/2) sore. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut terdapat usulan pembentukan task force atau satuan tugas (satgas) guna merespons cepat masalah di pasar modal.

Berdasarkan pantauan Katadata.co.id, pertemuan tersebut dihadiri oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI). Direksi perusahaan manajemen investasi dan perusahaan efek pun turut hadir, termasuk Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Pelaku Investasi Indonesia (APRDI) dan Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI). 

Informasi tentang wacana pembentukan satgas tersebut disampaikan oleh Ketua APEI Oktavianus Budiyanto. “Tadi salah satunya ada mau bikin task force, ada usulan seperti itu,” kata pria yang akrab disapa Oky tersebut usai menghadiri pertemuan.

(Baca: Terbelit Jiwasraya, Ada Sekuritas dan Asuransi yang Gagal Bayar?)

Ia menjelaskan, satgas tersebut bisa menjadi wadah pertukaran informasi antar pelaku pasar modal dan regulator, dan menjadi sumber informasi satu pintu. "Biar semua jadi satu pintu, manageable, semua bisa sama-sama kasih berita positif. Kalau ada (task force) ini, bisa sharing informasi kalau misalnya ada kasus, tidak merembet ke mana-mana," kata dia.

Namun, belum ada keputusan terkait siapa saja yang bakal tergabung dengan satgas tersebut. Menurut dia, pihak-pihak yang hadir dalam pertemuan tersebut bisa saja menjadi anggota. "Intinya mau kumpul, gather semua issue agar bisa kasih solve," ujarnya.

(Baca: Transaksi di Bursa Saham Anjlok 20%, Diduga Terkait Pemblokiran Bandar)

Adapun pertemuan itu, menurut Oky, tidak membahas kasus secara spesifik. Meskipun, pasar modal tengah diterpa beberapa isu, di antaranya pemblokiran ratusan rekening efek terkait penyidikan kasus Jiwasraya. Di tengah pemblokiran, beberapa perusahaan asuransi dan manajemen investasi dikabarkan mengalami masalah likuiditas.

Di sisi lain, Direktur Utama BEI Inarno Djajadi yang turut menghadiri pertemuan mengatakan, regulator menyampaikan soal langkah-langkah yang sudah dan akan dilakukan guna mendukung kegiatan di pasar modal. Namun, dia tak memerinci langkah yang dimaksud. “Detailnya nanti saja,” ujarnya.

(Baca: BEI Harap Pemblokiran 800 Rekening Efek Tak Tekan Perdagangan Saham)

Terkait pembentukan satgas, ia berpendapat hal tersebut bisa saja diwujudkan oleh para pihak yang berkepentingan di pasar modal. "Tidak ada masalah untuk ke depan, ya bisa saja (dibentuk)," ujarnya.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan