IHSG Sepekan Naik 0,26%, Saham Industri hingga Tambang Paling Untung

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Happy Fajrian

21/2/2020, 22.08 WIB

Saham yang mereguk keuntungan tertinggi harganya naik hingga 178% dalam sepekan perdagangan.

ihsg sepekan, modal asing, saham top gainers, top loser
ANTARA FOTO/Reno Esnir
IHSG selama sepekan ini naik 0,26% ke level 5.882,25. Saham top gainers pekan ini naik hingga 178%, sedangkan top losers turun 54%.

Sejak awal pekan ini, kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) berada pada tren yang positif. Namun tren tersebut berakhir ketika indeks dalam negeri menutup perdagangan akhir pekan ini, Jumat (21/2), turun hingga 1,01% ke level 5.882,25. Dengan demikian dalam perdagangan pekan ini IHSG hanya naik 0,26%.

Dalam sepekan ini sektor yang menjadi penopang penguatan IHSG yaitu sektor aneka industri yang naik 3,14%, diikuti oleh pertambangan yang naik 2,09%. Sementara, saham yang menjadi penghambat laju kenaikan indeks berasal sektor agri yang turun 1,27% dan infrastruktur yang turun 0,69%.

Selain itu, saham yang menjadi top gainers sepekan ini yaitu Andalan Sakti Primaindo Tbk (ASPI) yang harganya meroket 178,1% menjadi Rp 292 per saham. Kemudian saham Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) berada di urutan kedua dengan kenaikan sebesar 64,85% menjadi Rp 272 per saham.

Adapun di posisi ketiga yaitu saham Dewata Freightintern Tbk (DEAL) dengan kenaikan 62,11% menjadi Rp 154 per saham, serta di posisi keempat saham  Siantar TOP Tbk (STTP) yang naik 55,17% menjadi Rp 9.000 per saham.

(Baca: IHSG Naik 0,23%, Investor Asing Lepas Saham BCA Hingga Rp 363 Miliar)

Sementara, saham-saham top losers pekan ini di antaranya Yanaprima Hastapersa Tbk (YPAS) yang turun hingga 54,22% menjadi Rp 228 per saham, kemudian Onix Capital Tbk (OCAP) turun 51,31% menjadi Rp 93 per saham, serta  Agro Tasa Lestari Tbk (AYLS) turun 46,13% menjadi Rp 153 per saham.

Menyusul di urutan keempat saham top loser yaitu Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) yang turun 45,12% menjadi Rp 90 per saham, serta di urutan kelima ada saham Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) yang sepekan turun 41,86% ke level terendah harga saham di bursa Rp 50 per saham alias saham gocap.

Adapun meski IHSG masih bergerak naik, dana asing mengalir keluar dari pasar saham cukup deras hingga Rp 1,45 triliun. Saham yang menjadi sasaran jual investor asing sepekan ini yaitu saham Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai jual bersih mencapai Rp 985,9 miliar. Harga saham bank swasta terbesar di Indonesia ini pun turun 0,97% menjadi Rp 33,075 per saham.

Sebagai catatan, saham-saham top gainers maupun top losers selama sepekan ini, tidak termasuk perusahaan-perusahaan yang baru saja melantai di bursa.

(Baca: 6 Reksa Dana Dilikuidasi, Nasabah Minna Padi Rugi Hingga Rp 4 Triliun)

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan