Mentan Gelar Operasi Pasar Cegah Harga Pangan Naik Akibat Panic Buying

Penulis: Rizky Alika

Editor: Yuliawati

19/3/2020, 13.22 WIB

Kementerian Pertanian memastikan stok pangan tersedia untuk kebutuhan masyarakat.

PASAR MURAH BAWANG PUTIH DAN CABAI
ANTARA FOTO/Maulana Surya
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (tengah) memantau pelaksanaan operasi pasar murah untuk menekan harga bawang putih dan cabai di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah, Kamis (13/2/2020).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menggelar operasi pasar di sepuluh pasar Jakarta. Operasi pasar dilakukan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk melakukan stablisasi harga di tengah peyebaran virus corona atau Covid-19.

"Kita harus bahu membahu, Kementan bersama mitra kerja menghadapi Covid-19 dari berbagai hal kemungkinan yang berdampak dalam kehidupan masyarakat," kata Syahrul seperti dikutip dari siaran pers, Kamis (19/3).

(Baca: Tinjau Stok Beras, Jokowi Minta Bulog Gelar Operasi Pasar)

Syahrul mengatakan operasi pasar untuk untuk memastikan kepada masyarakat bahwa pemerintah menjamin ketersediaan bahan pangan dengan harga lebih murah. Komoditas yang didistribusikan dalam operasi pasar tersebut meliputi gula pasir, telur dan beras.

Operasi pasar diadakan dengan menggandeng PD Pasar Jaya dan asosiasi dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) binaan. Salah satu asosiasi yang terlibat adalah Asosiasi Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (Aslupama) Jawa Barat yang memasok 15 ton beras yang di jual seharga Rp 8.500 per kg.

"Kami menyediakan pasokan bahan pangan seperti beras, bawang, dan cabe ke Jakarta untuk kestabilan harga dan pasokan," kata Ketua Aslupama Jabar Agus.

(Baca: Kemendag Terbitkan Lagi Izin Impor Gula Sebanyak 550 Ribu Ton)

Operasi pasar digelar di Pasar Glodok, Pluit, Johar Baru, Gondangdia, Metro Atom, Kalibaru, Tebet Barat, Jembatan Merah, Rawa Badak dan Kalideres.

Adapun, data perkiraan pasokan ketersediaan pangan strategis nasional periode Maret hingga Agustus 2020 adalah sebagai berikut:

Beras: 25.653.591 ton (kebutuhan 15.099.846 ton)
Jagung: 13.741.071 ton (kebutuhan 9.096.555 ton)
Bawang Merah: 1.060.857 ton (kebutuhan 701.482 ton)
Cabai Besar 657.467 ton (kebutuhan 551.261 ton)
Cabai Rawit : 734.658 ton (kebutuhan 470.291 ton)
Daging Ayam Ras 2.063.086 ton (kebutuhan 1.737.216 ton)
Telur Ayam Ras: 2.577.120 ton (kebutuhan 2.487.137 ton)
Minyak Goreng 23.392.557 ton (kebutuhan 4.419.180 ton)
Bawang Putih (impor dan lokal): 288.386 ton ton (kebutuhan 291.484 ton)
Gula (impor dan lokal) : 2.867.240 ton (kebutuhan 1.399.584 ton)
Daging Sapi/Kerbau (impor dan lokal): 517.872 ton (kebutuhan 376.035 ton)

(Baca: Amankan Stok Pangan, Jokowi Disarankan Realisasikan Impor Beras)

Reporter: Rizky Alika

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan