Pandemi Corona Dalam Negeri Meluas, IHSG Diramal Kembali Anjlok

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Ekarina

24/3/2020, 06.50 WIB

Tekanan IHSG hari ini masih diperkirakan datang dari dampak pandemi corona yang semakin meluas di dalam negeri.

Pandemi Corona Dalam Negeri Meluas, IHSG Diprediksi Kembali Turun.
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/pd.
Layar informasi pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (13/3/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (24/3) diprediksi kembali melemah seiring tekanan wabah corona di Indonesia.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (24/3), diprediksi kembali bergerak turun, melanjutkan pelemahan setelah kemarin setelah ditutup minus 4,9% ke level 3.989,52. Tekanan IHSG hari ini masih diperkirakan datang dari dampak pandemi corona yang semakin meluas di dalam negeri.

"Pergerakan IHSG diperkirakan masih akan dibayangi oleh kekhawatiran akibat penyebaran Covid-19 terutama dari dalam negeri. Nilai tukar rupiah yang semakin melemah juga akan membayangi pasar," kata Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan dalam risetnya.

(Baca: Turun 4,9% ke Level 3.989, IHSG Sentuh Level Terendah dalam 8 Tahun)

Berdasarkan analisisnya secara teknikal, IHSG diprediksi melemah di level support 3.912 hingga 3.833. Sementara, di level resistance, pada perdagangan hari ini indeks diprediksi berada pada rentang 4.273 hingga 4.132.

Senada dengan pendapat sebelumnya, analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi juga memperkirakan IHSG akan turun secara teknikal. "Selanjutnya, IHSG akan bergerak dengan rentang 3.770 hingga 4.000," katanya.

Adapun beberapa saham yang sempat terperosok cukup dalam, namun mulai diperhatikan investor di antaranya adalah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF). 

(Baca: IHSG Anjlok 5% ke Level 3.000, Perdagangan Saham Disetop 30 Menit)

Selanjutnya, PT Petrosea Tbk (PTRO), PT  Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA).

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama juga meramal IHSG masih akan bergerak melemah pada perdagangan hari ini. "Mengindikasikan adanya potensi bearish continuation pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," katanya.

Untuk area support, indeks diprediksi bergerak pada rentang 3.930 hingga 3.837. Sedangkan di area resistance diprediksi berada pada rentang level 4.238 hingga 4.408.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain PT Bank Central Asia (BBCA),  PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Wijaya Karya Tbk (Persero) (WIKA).

(Baca: Penjualan Positif, Laba Indofood Tumbuh 17,81% Sepanjang Tahun 2019)

Seemntara analis Panin Sekuritas William Hartanto juga memprediksi IHSG akan bergerak melemah tertekan seiring terus bertambahnya data penderita corona di Indonesia. "Sentimen penggerak pasar masih dari berkembangnya jumlah penderita corona di Indonesia," kata William.

Dia pun memperkirakan, IHSG akan bergerak pada rentang level antara 3.800 sampai  4.100. Beberapa rekomendasi saham kepada investor pada perdagangan hari ini yang bisa dicermati antara lain, PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF), PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) dan PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).

 

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan