Rekor Baru Emas, Harga Logam Mulia Antam Hampir Rp 1 Juta per Gram

Penulis: Desy Setyowati

24/3/2020, 09.20 WIB

Harga emas Antam melonjak Rp 28 ribu menjadi Rp 919 ribu per gram. Hal ini ditopang kebijakan bank sentral AS The Fed guna mengatasi dampak pandemi corona.

Rekor Lagi, Harga Emas Antam Naik Rp 28 Ribu Jadi Rp 919 Ribu per Gram
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Ilustrasi emas Antam

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Harga emas dunia kembali naik, setelah melonjak lebih dari 4% pada perdagangan kemarin. Harga logam mulia PT Aneka Tambang Tbk atau Antam pun ikut meroket Rp 28 ribu, sehingga kembali mencetak rekor menjadi Rp 919 ribu per gram pada hari ini (24/3). Salah satu pendorongnya yakni kebijakan The Fed dalam mengatasi  pandemi corona.

Bank sentral Amerika Serikat (AS) itu mengambil langkah agresif untuk meminimalkan dampak pandemi corona terhadap perekonomian. Hal itu disambut positif investor.

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas di pasar spot meningkat 1,4% menjadi US$ 1.575 per ons per Pukul 8.58 WIB. Sedangkan harga emas berjangka di bursa comex naik 1,49% menjadi US$ 1.596 per ons.

Kebijakan yang ditempuh The Fed yakni memangkas suku bunga acuan (Fed Fund Rate) dua kali dalam sebulan, menjadi hanya 0-0,25%. Lalu, berencana memberikan pinjaman baik kepada mahasiswa maupun pengguna kartu kredit.

(Baca: Harga Emas Dunia Turun, Logam Mulia Antam Ikut Anjlok Rp 9.000/Gram)

Bank sentral AS juga akan membeli obligasi korporasi dan memberikan pinjaman langsung kepada perusahaan. "The Fed meluncurkan meriam terbesarnya yang terlihat sampai saat ini - bahkan lebih besar dari pada krisis keuangan besar," kata Head of base and precious metals derivatives trading di BMO Tai Wong dikutip dari Reuters, Selasa (24/3).

Meski begitu, menurutnya harga emas berfluktuatif di tengah pandemi corona. “Pasar bereaksi secara instan dengan ekuitas dan emas yang melonjak,” kata Wong. “Tes asam di sini adalah apakah optimisme ini akan bertahan lebih dari sehari.”

Sebagaimana diketahui, harga emas memang sempat menyentuh level setinggi US$ 1,702.56 per ons pada 9 Maret atau melonjak 13% dari akhir tahun lalu. Namun, sepanjang bulan ini saja, harganya turun hampir 2%.

(Baca: Harga Emas Dunia Naik, Logam Mulia Antam Justru Turun Rp 12 Ribu/Gram)

Menurut analis OANDA Craig Erlam, hal itu terjadi karena investor mengambil untung supaya memiliki uang tunai, untuk berjaga-jaga di tengah pandemi corona.

Di dalam negeri, berdasarkan situs logammulia.com, harga emas Antam naik Rp 28 ribu menjadi Rp 919 ribu per gram pada perdagangan hari ini. Harga emas penjualan kembali (buyback) juga naik Rp 26 ribu menjadi Rp 836 ribu per gram.

Harga emas batangan Antam di Butik Logam Mulia berdasarkan data logammulia.com pada Selasa (24/3) sebagai berikut:

Emas batangan 0,5 gram Rp 484.000

Emas batangan 1 gram Rp 919.000

Emas batangan 2 gram Rp 1.787.000

Emas batangan 3 gram Rp 2.659.000

Emas batangan 5 gram Rp 4.415.000

Emas batangan 10 gram Rp 8.765.000

Emas batangan 25 gram Rp 21.805.000

Emas batangan 50 gram Rp 43.535.000

Emas batangan 100 gram Rp 87.000.000

Emas batangan 250 gram Rp 217.250.000

Emas batangan 500 gram Rp 434.300.000

Emas batangan 1.000 gram Rp 868.000.000

(Baca: Harga Emas Dunia Melambung, Logam Mulia Antam Naik Rp 25 Ribu per Gram)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan