Gelar Rapat Bamus, DPRD DKI Tetapkan Perubahan Jadwal Pemilihan Wagub

Penulis: Tri Kurnia Yunianto

Editor: Agustiyanti

26/3/2020, 11.13 WIB

Perubahan jadwal pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta seiring terjadinya wabah virus corona.

 wagub dki jakarta, wabah virus corona, pandemi corona, pemilihan wagub
ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Ilustrasi rapat DPRD. Perubahan jadwal pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta seiring terjadinya wabah virus corona.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta menggelar rapat Badan Musyawarah untuk menentukan perubahan jadwal rapat paripurana pemilihan Wakil Gubernur periode 2017 - 2022. Perubahan jadwal dilakukan lantaran wabah virus corona menyebar cepat di Jakarta.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan agenda tersebut bakal mengundang pimpinan dan anggota Badan Musyawarah, para ketua fraksi DPRD, pimpinan dan anggota panitia pemilihan wakil gubernur, serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Hari ini kami ada agenda rapat Badan Musyawarah," kata dia kepada Katadata.co.id, Kamis (26/3).

(Baca: Positif Corona RI Tambah 105 Kasus Jadi 790 Orang, Meninggal 58 Orang)

Berdasarkan undangan rapat yang diperoleh Katadata.co.id, rapat dijadwalkan digelar hari ini pukul 09.30 WIB di Ruang Rapat Ketua Dewan, Gedung Baru DPRD DKI Jakarta. 

Penetapan perubahan jadwal rapat paripurna dilakukan  untuk agenda penyampaian visi, misi dan program kerja calon Wakil Gubernur DKI Jakarta sisa masa jabatan 2017 - 2022 sesuai dengan RPJMD dan tanya jawab. Selain itu, untuk agenda pemilihan pengisian jabatan lowong Wakil Gubernur.

Sebelumnya, beberapa anggota dewan mengusulkan untuk menunda pemilihan calon pasangan Gubernur Anies Baswedan lantaran terjadi pandemi corona. Usulan tersebutt salah satunya datang dari  Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Abdurrahman Suhaimi yang meminta semua orang termasuk anggota dewan untuk mementingkan keselamatan bersama.

(Baca: Cetak Rekor Lagi, Harga Emas Antam Kian Mendekati Rp 1 Juta per Gram)

Adapun pemilihan Wakil Gubernur seharusnya dilakukan pada Senin (23/3) lalu. "Paripurna pemilihan wagud DKI harus ditunda. Korban wabah corona di Jakarta semakin bertambah, bahkan di DPRD sudah ada yang jadi suspect," katanya di Jakarta Kamis (19/3).

Sebagaimana diketahui, DPRD DKI Jakarta akan memilih wakil gubernur DKI Jakarta pada 23 Maret. Terdapat dua calon yang akan maju untuk mendamping Anies yakni Nurmansyah Lubis dari Partai Keadilan Sejahtera dan Ahmad Riza Patria dari Partai Gerindra. 

Jumlah kasus positif corona terus bertambah. Pada 25 Maret 2020, tercatat terdapat 105 kasus baru sehingga kini terdapat total 790 kasus positif virus corona dengan mayoritas kasus berada di Jakarta. Perkembangan kasus virus corona dapat terlihat dalam grafik di bawah ini.

 

Reporter: Tri Kurnia Yunianto

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan