Melaju Fluktuatif, IHSG Turun Tipis 0,06% Tertolong Saham Bank Kakap

Penulis: Happy Fajrian

20/5/2020, 17.23 WIB

IHSG hari ini tertolong sektor keuangan yang naik 2,23%. Sektor ini dipimpin saham Bank Mandiri yang melesat 5,44%, dan BRI 4,64%.

ihsg hari ini, saham bank, perbankan, ihsg
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.
IHSG turun tipis 0,06% ke level 4.545,65 pada perdagangan hari terakhir sebelum lebaran, Rabu (20/5). Tujuh indeks sektoral menyeret IHSG ke zona merah, namun sektor keuangan dengan saham banknya menahan laju koreksi tersebut.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari terakhir sebelum lebaran ditutup terkoreksi tipis 0,06% ke level 4.545,65. Indeks bergerak fluktuatif sepanjang hari namun tertolong saham-saham sektor keuangan dari koreksi yang lebih dalam.

Adapun indeks sektor keuangan hari ini naik 2,23%. Dua sektor lain yang menahan koreksi IHSG yaitu industri dasar yang naik 1,34% dan aneka industri yang naik 0,39%.

Saham-saham bank kelas kakap menjadi penopang indeks keuangan. Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang melesat 5,44% ke Rp 4.070 per saham memimpin kenaikan di sektornya. Kemudian PT Bank Rakyat Indonesia Tbk mengekor dengan kenaikan 4,64% ke Rp 2.480.

Lalu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 2,27% ke Rp 3.600, saham PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik 2,14% ke Rp 2.390, sedangkan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 1,82% ke Rp 23.825 per saham.

(Baca: Ada Transaksi Jumbo Penjualan Bank Permata, IHSG Sesi I Turun 0,42%)

Perdagangan hari ini juga diwarnai oleh penyelesaian akuisisi 24,7 miliar saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) oleh Bangkok Bank senilai Rp 33,28 triliun, atau Rp 1.347 per sahamnya. Harga saham BNLI di bursa pun naik 1,19% menjadi Rp 1.275 per saham setelah transaksi ini selesai.

Sementara itu tujuh indeks sektoral lainnya yang menyeret IHSG ke zona merah yaitu sektor konsumer yang rontok 2,59%, kemudian properti anjlok 1,96%, infrastruktur 1,82%, manufaktur 1,08%, serta pertanian, tambang, dan perdagangan masing-masing turun 0,62%, 0,53%, dan 0,16%.

Adapun total nilai transaksi saham sepanjang hari ini mencapai Rp 40,41 triliun dari 31,21 miliar saham yang diperdagangkan. Tingginya nilai dan volume saham tersebut berkat pembelian saham Bank Permata oleh Bangkok Bank.

Modal asing kembali mengalir masuk walau hanya Rp 81,71 miliar di seluruh pasar, setelah sepanjang pekan ini mengalir keluar cukup deras. Dua saham bank besar jadi sasaran jual dan beli investor asing.

(Baca: Garuda Minta Perpanjangan Waktu Utang Rp 7,5 T yang Jatuh Tempo Juni)

Saham BRI diborong investor asing dengan nilai bersih (net buy) Rp 231,8 miliar. Sebaliknya, saham BCA dilepas investor asing dengan nilai bersih (net sell) Rp 225,9 miliar.

Sementara mayoritas bursa saham Asia lainnya mengakhiri perdagangan di zona hijau. Sejalan dengan IHSG di zona merah yaitu indeks Strait Times di Bursa Singapura turun 0,75% dan indeks Shanghai di Tiongkok 0,51%.

Indeks Nikkei 225 memimpin bursa Asia dengan naik 0,79%, diikuti KLSE Malaysia naik 0,78%, PSEi Filipina naik 0,47%, dan Kospi Korea Selatan naik 0,46%. Sedangkan indeks Hang Seng di bursa Hong Kong naik tipis 0,05%.

(Baca: PGN Alokasikan Semua Perolehan Laba 2019 untuk Dividen)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan