Pertamina Lanjutkan Pengeboran di Blok Mahakam Meski Pandemi Corona

Penulis: Verda Nano Setiawan

Editor: Ratna Iskana

20/5/2020, 13.27 WIB

Pertamina menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam proses pengeboran eksplorasi untuk mencegah penyebaran virus corona.

pertamina, eksplorasi migas, produksi migas, blok mahakam, pandemi corona, covid-19
Arief Kamaludin|KATADATA
Ilustrasi, pekerja beraktivitas di Blok Mahakam. Pertamina memutuskan melanjutkan pengeboran sumur eksplorasi di Blok Mahakam meski pandemi belum reda.

Pertamina Hulu Mahakam atau PHM memutuskan melanjutkan rencana pengeboran meski pandemi corona belum reda. Perusahaan bakal mengebor satu sumur eksplorasi di Blok Mahakam pada bulan ini.

General Manager PHM John Anis mengatakan kegiatan eksplorasi tersebut penting untuk mencari cadangan baru di Blok Mahakam. Dengan begitu, perusahaan bisa menggenjot produksi migas.

"Kami eksplorasi bulan ini di Lapangan Peciko. Mohon doanya semoga berhasil," kata John kepada katadata.co.id, Rabu (20/5).

Meski begitu, Pertamina tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam kegiatan pengeboran. Salah satu contohnya dengan memberlakukan self quarantine selama 14 hari bagi karyawan yang akan mengerjakan kegiatan tersebut.

Kemudian, para pekerja harus mengecek kesehatan sendiri dan melaporkan status kesehatan setiap hari. "Ada aplikasi online untuk karyawan, harus lapor status kesehatannya tiap hari pada saat off duty," ujarnya.

(Baca: Permintaan Anjlok, Pertamina Pangkas Produksi Gas hingga 4%)

(Baca: Stok LNG Menumpuk, Pertamina hingga Chevron Sesuaikan Produksi Gas)

John juga menyebut perusahaan selalu melaksanakan rapid test sebelum pekerja masuk ke area proyek. Selain itu, pihaknya menerapkan kebijakan physical distancing di rig pengeboran.

"Tidak sembarangan orang bisa ke rig, harus sudah lewat kontrol Covid-19," ujarnya.

Seperti diketahui, pandemi corona menyebabkan anjloknya harga minyak mentah. Perusahaan pun terpaksa efisiensi biaya. 

Salah satu upaya dengan memangkas penggunaan rig dari empat menjadi dua rig. Selain itu, PHM mengurangi jumlah pengeboran sumur pengembangan dari 117 menjadi 85 sumur. Meski begitu, dua sumur eksplorasi yang rencananya dibor pada tahun ini tetap dilaksanakan sesuai jadwal.

(Baca: Ada Pandemi Corona, Pertamina Takut Produksi Blok Mahakam Tak Terserap)

Reporter: Verda Nano Setiawan

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan