Datang ke Restoran Saat Normal Baru, Pengunjung Wajib Pakai Masker

Penulis: Rizky Alika

Editor: Ekarina

3/6/2020, 16.24 WIB

Restoran juga akan diwajibkan untuk mengatur seluruh posisi meja berjarak minimal satu meter satu sama lainnya.

 Panduan New Normal di Restoran, Pengunjung Diwajibkan Pakai Masker.
ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj.
Pekerja restoran membersihkan ruang dapur saat simulasi pembukaan kembali pusat perbelanjaan di Jawa Barat. Dalam fase new normal seluruh tamu yang datang ke restoran diwajibkan untuk selalu menggunakan masker.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite Katadata ini.

Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) menerbitkan panduan standar minimum operasional dalam pencegahan Covid-19 pada masa kenormalan baru (new normal) untuk bisnis restoran di luar hotel. Dalam panduan tersebut, seluruh tamu yang datang ke restoran diwajibkan untuk selalu menggunakan masker.

"Masker dilepas hanya pada saat makan dan minum," tulis salinan panduan umum baru hotel dan restoran yang diterima katadata.co.id, Rabu (3/6).

Tamu diharuskan mengukur suhu tubuh di area pintu masuk restoran. Bila suhu tubuh tamu berada di atas 37,3 derajat celcius, maka tidak diperkenankan memasuki area restoran.

(Baca: New Normal, Tamu Hotel yang Menginap Wajib Isi Deklarasi Perjalanan)

Seluruh tamu diarahkan untuk menggunakan penyanitasi tangan yang tersedia di area greeter sebelum menuju  ke meja tamu. Karyawan restoran diwajibkan untuk memberi pengawasan khusus kepada tamu anak-anak.

 Meski ada ketentuan tersebut, keluarga yang serumah dan ingin duduk bersama tetap diperbolehkan dengan tetap memakai masker serta hanya dilepas pada saat makan dan minum.

PHRI menyebutkan, restoran dapat menggunakan partisi atau mengosongkan satu meja bila jarak antar meja kurang dari satu meter.  Untuk tetap steril, keranjang berisi alat makan tidak diperbolehkan untuk diletakkan di atas meja sebelum tamu datang.

Selain itu, restoran juga diminta untuk mengatur sistem antrean dengan menyediakan penanda batas berjarak minimal satu meter satu sama lainnya di depan pintu masuk untuk batas antrean. Tamu dapat menunggu di depan area restoran dengan imbauan untuk menjaga jarak minimal satu meter dari tamu lain.

(Baca: New Normal, Orang Batuk Flu Dilarang Masuk ke Mal hingga Restoran)

Untuk sistem pembayaran, karyawan restoran di bagian kasir diimbau untuk menyarankan pembayaran  non tunai. Sedangkan untuk pembayaran secara tunai akan menggunakan perantara melalui money-tray. Tamu diminta untuk tetap melakukan pembayaran di meja dan akan dibawakan penyanitasi tangan untuk digunakan setelah transaksi.

Sedangkan untuk fasilitas pesan antar, restoran diminta untuk menyediakan sistem contactless pick-up, misalnya menyiapkan area khusus dan meja untuk pengambilan pesanan.

"Jika karyawan melakukan kontak dengan siapa saja yang melakukan pesan antar, mohon untuk mencuci tangan atau menggunakan penyanitasi tangan,"  tulis panduan tersebut.

 

Selain itu, restoran diminta untuk mengatur sistem antrean dengan menyediakan penanda batas berjarak minimal satu meter satu sama lainnya di depan pintu masuk untuk batas antrean. Tamu dipersilakan untuk menunggu di depan area restoran dengan imbauan untuk menjaga jarak minimal satu meter dari tamu lain.

Panduan Karyawan Restoran

Panduan tersebut juga mengatur protokol kesehatan dan kebersihan untuk para karyawan restoran selama menjalankan operasional. Semua karyawan wajib mencuci tangan dengan sabun secara berkala sebelum mulai bekerja dan selesai menangani bahan mentah dan kotor. 

Karyawan juga diwajibkan menggunakan masker. Adapun, sarung tangan wajib digunakan bagi karyawan yang bersentuhan langsung dengan makanan dan minuman serta menyajikan makanan dan minuman.

Karyawan juga diminta untuk tidak menggunakan seragam dari rumah. "Seragam hanya digunakan di outlet," demikian tertulis.

Selain itu, karyawan yang suhu tubunya di atas 37,3 derajat celsius atau memiliki gejala flu harus dipulangkan atau dirujuk ke dokter.

Kasus Covid-19 masih terus bertambah di Indonesia, yakni mencapai 684 kasus pada Rabu (3/6). Dengan begitu, total kasusnya menjadi 28.233 kasus.

Sebanyak 8.406 orang di antaranya telah dinyatakan sembuh (29.77%) dan 1.698 orang meninggal dunia (6.01%), sementara sisanya masih menjalani perawatan seperti yang dapat dilihat dalam databoks di bawah. 

 

 

Reporter: Rizky Alika

Katadata bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 2005 2020 55). Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik di sini untuk info lebih lengkapnya.

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha

Video Pilihan