Kekayaan Duo Bos Djarum Anjlok Rp 18,5 Triliun Dalam Sepekan

Penulis: Happy Fajrian

23/6/2020, 12.57 WIB

Meski harta kekayaannya merosot hampir Rp 3 triliun, Hartono bersaudara masih menjadi dua orang terkaya di negeri ini dengan total kekayaan Rp 377 triliun.

hartono bersaudara, michael hartono, robert budi hartono, grup djarum, orang terkaya indonesia
katadata
Harta pemilik Grup Djarum, Robert Budi Hartono dan Michael Hartono amblas hingga Rp2,7 triliun dalam sepekan. Namun keduanya tetap orang terkaya di Indonesia.

Total kekayaan Hartono bersaudara, Robert Budi dan Michael Hartono, anjlok hingga US$ 1,3 miliar atau sekitar Rp 18,5 triliun dalam sepekan. Rinciannya, kekayaan Robert Budi merosot sekitar U$ 700 juta sedangkan Michael Hartono anjlok US$ 600 juta, menurut Bloomberg Billionaire’s Index.

Adapun dalam sehari terakhir harta kedua pemilik Grup Djarum ini anjlok hingga US$ 190,2 juta atau sekitar Rp 2,7 triliun dalam sepekan. Rinciannya, kekayaan Robert Budi turun US$ 96,4 juta (Rp 1,4 triliun) dan Michael merosot US$ 93,8 juta (Rp 1,3 triliun).

Dengan demikian total harta kekayaan bos Grup Djarum per 23 Juni 2020 menjadi US$ 26,5 miliar atau sekitar Rp 377 triliun, yakni Robert Budi Hartono US$ 13,7 miliar (Rp 194,9 triliun) dan Michael Hartono US$ 12,8 miliar (Rp 182,1 triliun).

Adapun sepanjang tahun ini atau secara year to date (ytd) harta kekayaan Hartono bersaudara telah amblas hingga mencapai US$ 6,65 miliar atau sekitar Rp 94,6 triliun, yakni US$ 3,39 miliar (Rp 48,2 triliun) dari Robert Budi, dan US$ 3,28 miliar (Rp 46,7 triliun) dari Michael Hartono.

(Baca: Harta Lima Orang Terkaya Indonesia Raib Rp 286 T Terimbas Wabah Corona)

Seperti diketahui Hartono bersaudara adalah pemilik Grup Djarum yang merupakan produsen rokok terbesar di Indonesia. Djarum memproduksi hampir 20% dari total produksi rokok di tanah air. Grup ini juga merupakan pemegang saham pengendali bank swasta terbesar di Indonesia, Bank Central Asia (BCA).

Hartono bersaudara menguasai BCA melalui PT Dwimuria Investama Andalan yang sahamnya dikuasai Robert Budi sebesar 51%, dan sisanya 49% dimiliki Michael Hartono.

Daftar Lima Orang Terkaya di Indonesia

Namun Hartono bersaudara tidak sendirian. Mereka termasuk dalam daftar lima orang terkaya negeri ini yang harta kekayaannya merosot selama sepekan terakhir, mengacu data Bloomberg Billionaire’s Index, terkecuali Prakash Lohia, pimpinan Indorama Corp.

Adapun Robert Budi Hartono berada di urutan teratas daftar orang terkaya negeri ini dengan total kekayaan mencapai US$ 13,7 miliar atau sekitar Rp 194,9 triliun, diikuti Michael Hartono sebesar US$ 12,8 miliar atau Rp 182,1 triliun.

(Baca: Daftar Orang Terkaya Indonesia 2019, Grup Djarum Tetap)

Terpaut jauh dari kekayaan Hartono bersaudara di urutan ketiga, dengan nilai kekayaan terbesar yaitu Tan Siok Tjien, pemilik perusahaan produsen rokok Gudang Garam. Harta kekayaan Tan naik sekitar US$ 160 juta (Rp 2,3 triliun) dalam sepekan terakhir menjadi US$ 6,85 miliar atau sekitar Rp 97,5 triliun.

Tan merupakan istri dari pendiri Gudang Garam, Surya Wonowidjojo. Saat ini Tan menguasai 69,29% saham Gudang Garam melalui PT Suryaduta Investama. Sepanjang tahun ini atau ytd, harta kekayaannya anjlok sebesar US$ 965 juta (Rp 13,7 triliun).

Berikutnya ada Prajogo Pangestu yang berhasil naik ke posisi keempat orang terkaya Indonesia dengan total kekayaan US$ 6,52 miliar (Rp 92,8 triliun). Harta pendiri PT Barito Pacific ini naik US$ 308 juta (Rp 4,4 triliun) hanya dalam sehari. Namun secara ytd hartanya telah amblas US$ 2,12 miliar (Rp 30,2 triliun).

Prakash Lohia berada pada urutan kelima orang terkaya Indonesia, dengan total kekayaan US$ 6,02 miliar (Rp 85,7 triliun). Dalam sepekan harta pemimpin Indorama Grup ini anjlok sekitar US$ 90 juta (Rp 1,3 triliun). Namun sepanjang tahun ini harta kekayaannya melesat naik US$ 595 juta (Rp 8,5 triliun).

(Baca: Hartono Bersaudara Tetap Orang Terkaya RI, Harta Prajogo Melonjak)

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha