Direktur Toba Bara Pandu Sjahrir jadi Komisaris BEI Mewakili Emiten

Penulis: Ihya Ulum Aldin

Editor: Happy Fajrian

30/6/2020, 16.22 WIB

Komisaris Utama yang dijabat oleh John A. Prasetio dan komisaris yang mewakili regulator yang dijabat Noor Rachman Soejoeti, dipertahankan.

rupst bei, bursa efek indonesia, luhut binsar padjaitan, pandu patria sjahrir, komisaris BEI
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. BEI menunjuk keponakan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Pandu Patria Sjahrir, sebagai Komisaris yang mewakili emiten atau perusahaan tercatat.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam RUPST tersebut, pemegang saham merombak jajaran Komisaris BEI untuk periode 2020-2023.

Dalam RUPST ini posisi Komisaris Utama yang dijabat oleh John A. Prasetio, dan komisaris yang mewakili regulator yang dijabat Noor Rachman Soejoeti, dipertahankan untuk meneruskan masa jabatannya pada periode 2020-2023.

RUPST BEI juga menunjuk jajaran dewan komisaris yang baru, yakni Heru Handayanto dan Karman Pamurahardjo yang akan mewakili anggota bursa (AB). RUPST juga menunjuk keponakan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Pandu Patria Sjahrir, sebagai komisaris yang mewakili emiten atau perusahaan tercatat.

Adapun Pandu saat ini menjabat sebagai Direktur PT Toba Bara Sejahtera Tbk. "Untuk Dewan Komisioner masa jabatan 2020-2023, Bapak John A. Prasetio tetap sebagai Komisaris Utama mewakili profesional," kata Direktur Utama BEI Inarno Djajadi dalam konferensi pers secara virtual usai RUPST, Selasa (30/6).

(Baca: Cerita Dirut BEI soal Anjloknya IHSG saat Krisis 1998 dan 2008)

Sementara itu, berdasarkan laman resmi BEI, John Prasetio telah menjabat sebagai Komisaris Utama BEI sejak Juni 2017. Saat ini juga menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Global Mediacom Tbk dan Senior Advisor Crowe Indonesia.

Sementara, Noor Rachman menjabat sebagai Komisaris BEI sejak 28 Oktober 2018. Dia pernah menjabat sebagai Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2013-2017

Heru Handayanto merupakan Direktur PT Mandiri Sekuritas sejak 3 Januari 2017. Sementara Karman Pamurahardjo merupakan Presiden Direktur PT Profindo Sekuritas Indonesia.

Setelah dirombak, maka jajaran Dewan Komisaris BEI untuk periode 2020 hingga 2023 adalah sebagai berikut:

Komisaris Utama: John A. Prasetio
Komisaris: Mohammad Noor Rachman Soejoeti
Komisaris: Heru Handayanto
Komisaris: Karman Pamurahardjo
Komisaris: Pandu Patria Sjahrir

(Baca: Bursa Saham Beri Diskon 50%, Biaya Minimal IPO Jadi Rp 12,5 Juta)

Selain merombak Dewan Komisaris, RUPST juga mengesahkan laporan keuangan tahunan BEI tahun 2019. Adapun pada 2019 BEI membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 1,56 triliun atau naik 12,4% dari capaian tahun sebelumnya yakni Rp 1,38 triliun.

Secara keseluruhan jumlah total pendapatan BEI mencapai Rp 1,91 triliun atau naik 16,2% dari 2018 yakni Rp 1,64 triliun. Jumlah beban di tahun 2019 sebesar Rp 1,33 triliun atau naik 5,3% dari tahun 2018.

Meski terdapat kenaikan beban, BEI tetap berhasil mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 445 miliar di tahun 2019 atau tumbuh 67,4% secara tahunan.

(Baca: BEI Tak Beri Relaksasi TPS Food agar Sahamnya Terhindar dari Delisting)

Reporter: Ihya Ulum Aldin

Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan
Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya.
Alamat email Anda telah terdaftar
Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA
Maaf Telah terjadi kesalahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi
Silahkan mengisi alamat email
Silahkan mengisi alamat email dengan benar
Masukkan kode pengaman dengan benar
Silahkan mengisi captcha