Profil Wiko Migantoro, Bos PHE yang Jadi Tangan Kanan Nicke Widyawati

Mela Syaharani
1 Februari 2024, 14:50
pertamina, wiko migantoro, profil
Arief Kamaludin|Katadata
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Direktur Utama Pertamina Hulu Energi, Wiko Migantoro, ditunjuk oleh Menteri BUMN Erick Thohir untuk mendampingi Nicke Widyawati sebagai Wakil Direktur Utama Pertamina (Persero).

Penunjukkan Wiko dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina yang digelar Kementerian BUMN pada Rabu (31/1). Selain Wiko, Erick juga menunjuk Ahmad Siddik Badrudin sebagai Direktur Manajemen Risiko.

Sebelum penunjukkan Wiko, tidak ada yang mengisi posisi jabatan wakil direktur utama Pertamina. Penunjukkan dua posisi jajaran direksi PT Pertamina (Persero) ini tertuang dalam SK-25/MBU/01/2024 tentang Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan PT Pertamina.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso melalui keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis (1/2), menjelaskan dengan penambahan jajaran direksi tersebut diharapkan perseroan bisa bergerak semakin agresif dengan tetap mengutamakan aspek pengelolaan risiko.

"Ke depannya, Pertamina akan bekerja lebih agresif, lebih cepat dengan mengutamakan manajemen risiko. Dengan jajaran direksi baru ini, Pertamina optimis mencapai target menjadi perusahaan energi terdepan," kata Fadjar dikutip dari Antara.

Wiko sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) atau Subholding Upstream Pertamina. Sementara Ahmad sebelumnya menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri.

Profil Wiko Migantoro

Wiko Migantoro merupakan seorang lulusan Sarjana Teknik Mesin Universitas Brawijaya. Menurut laman resmi PHE, jabatan pertama yang diembannya sebagai Field Manager Pertamina EP Asset 5 di Tarakan Field, Kalimantan Timur. Jabatan ini Wiko lakoni dari 2009 hingga 2012.

Usai ditugaskan di Tarakan, Wiko kemudian memegang jabatan sebagai Field Manager Pertamina EP Asset 1 Jambi Field dari 2012 hingga 2013. Masih di Pertamina EP, Wiko kemudian diangkat menjadi Vice President (VP) Gas Sourcing sejak 2013 hingga 2015.

Setelah tiga kali ditugaskan di Pertamina EP, Wiko kemudian ditugaskan menjadi VP Natural Gas pada 2015 sampai 2017. Masih di sektor gas, perjalanan karir pria berusia 55 tahun ini kemudian beralih menjadi VP gas alam cair (LNG) untuk Pertamina Gas sejak 2017 hingga 2018.

Wiko kemudian dilantik menjadi Direktur Utama Pertamina Gas pada 2018 sampai 2022. Hingga akhirnya, Wiko ditunjuk sebagai Direktur Pengembangan & Produksi pada Pertamina Hulu Energi sejak 2022. Keputusan ini merujuk pada RUPS Tanggal 27 September 2022. Jabatan ini Wiko emban hingga 30 Januari 2024.

Sebagai informasi, PHE merupakan kegiatan bisnis hulu Pertamina berada di bawah Upstream Subholding. Kegiatan usaha Pertamina pada sektor hulu meliputi antara lain aktivitas eksplorasi serta produksi minyak, dan gas bumi, dengan cakupan seluruh wilayah kerja Pertamina di dalam maupun di luar negeri.

PHE dalam hal ini memimpin beberapa anak perusahaan Pertamina lainnya, Pertamina EP, Pertamina Internasional Eksplorasi Produksi, Pertamina EP Cepu, Pertamina EP Cepu Alas Dara Kemuning, Pertamina Geothermal Energy, Pertamina Drilling Services Indonesia, Pertamina Hulu Indonesia dan Elnusa Tbk.

Selama menjabat sebagai Direktur Utama PT PHE, Wiko juga merangkap dua jabatan lain. Pertama, sebagai Direktur PHE Oil & Gas B.V sejak 3 September 2022 s.d. 2 September 2025. Kedua, Direktur di Regional 3 Kalimantan, yaitu PHE Ambalat Ltd., dan PHE Bukat Ltd. sejak 21 September 2022 s.d. 20 September 2025.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...