Jumlah Pemudik Turun, Konsumsi Avtur Jeblok 1,1% pada Mudik Lebaran 2025

Mela Syaharani
14 April 2025, 18:33
pertamina, avtur
ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/aww.
Petugas keselamatan kerja mengecek alat pemadam kebakaran di mobil tangki pengisian avtur di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kamis (19/12/2024).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Pertamina (Persero) mengungkapkan konsumsi bahan bakar pesawat atau Avtur turun tipis selama periode satuan tugas (satgas) Ramadan Idulfitri (Rafi) 2025 dibandingkan periode yang sama pada 2024.

“Dibandingkan satgas tahun lalu, BBM gasoline turun 2%, avtur turun 1,1%,” kata Fadjar saat ditemui di Grha Pertamina, Jakarta, Senin (14/4).

Dia mengatakan penurunan ini disebabkan oleh penurunan angka pemudik dalam periode Lebaran 2025. Menurut Badan Kebijakan Transportasi, jumlah pemudik Lebaran 2025 diperkirakan turun 24,34% dari 193,6 juta tahun lalu menjadi 146,48 juta.

Tidak hanya Pertamina, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga mencatat secara mayoritas terdapat penurunan penyaluran BBM pada periode posko Rafi 2025 dibandingkan 2024. 

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengatakan penyaluran gasoline menurun 6%, avtur turun 4%, dan kerosin atau minyak tanah turun 9%, sementara BBM gasoil naik 11%.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan penurunan penyaluran BBM pada Rafi 2025 ini disebabkan oleh dua alasan. “Salah satu yang kami temukan, jumlah pemudik sekarang turun dibandingkan tahun lalu,” kata Dadan.

Selain itu, menurutnya, penurunan penyaluran juga dipengaruhi oleh naiknya penggunaan kendaraan listrik atau EV untuk mudik tahun ini. Berdasarkan data Kementerian ESDM, selama Posko Rafi ada 19.852 unit EV yang digunakan untuk mudik. Angka ini meningkat 460% dibandingkan periode yang sama pada 2024 yang hanya mencapai 4.314 unit saja.

Peningkatan konsumsi harian BBM selama Hari Raya Idul Fitri jika dibandingkan dengan kondisi normal paling signifikan terlihat pada jenis gasoline dengan kenaikan sebesar 7%, sedangkan gasoil turun sebesar 19%.

BPH Migas mengatakan penyaluran BBM tertinggi selama periode mudik untuk gasoline terjadi pada tanggal 29 Maret 2025 dengan kenaikan 25,68% dari penyaluran normal, sedangkan untuk arus balik terjadi pada tanggal 5 April 2025 dengan kenaikan 19,17% dari penyaluran normal.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...