Bahlil sebut Lifting RI Naik 30 Ribu Barel dari Blok Cepu pada Agustus 2025

Mela Syaharani
22 Mei 2025, 08:57
bahlil, esdm, lifting migas
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/nz
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membacakan laporan pemerintah saat Rapat Paripurna DPR RI Ke-13 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2025). Rapat Paripurna tersebut menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba) menjadi undang-undang.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan produksi minyak terangkut atau lifting Indonesia meningkat 30 ribu barel per hari (bph) pada Agustus 2025. Peningkatan lifting minyak ini berasal dari penambahan produksi yang berasal dari Blok Cepu milik ExxonMobil.

“Saya tadi sudah bicara dengan ExxonMobil yang liftingnya sekarang 155 ribu bph. Tapi di Juli-Agustus, liftingnya bertambah 30 ribu bph, jadi angka produksinya bisa mencapai 185-190 ribu bph,” kata Bahlil dalam paparannya di IPA Convex 2025, Banten, Rabu (21/5).

Dia menyebut kinerja lifting minyak Indonesia saat ini mencapai 580 ribu bph, dari target APBN 2025 sebesar 635 ribu bph. Berdasarkan data Kementerian ESDM, penyumbang produksi minyak domestik saat ini ditopang oleh Pertamina sebanyak 60%, kemudian diikuti ExxonMobil dan perusahaan migas lainnya.

Selain itu, dia juga menyebut Indonesia berpotensi mendapatkan tambahan lifting sebesar 90 ribu barel dari lapangan yang dikelola oleh perusahaan migas asal Italia, ENI di Selat Makassar.

“Ini diluar yang kemarin Bapak Presiden resmikan 20 ribu barel, dan beberapa KKKS lain yang belum kita laporkan secara detail,” ujarnya.

Dengan kondisi ini, menurutnya, Indonesia masih memiliki potensi migas yang besar. Pemerintah juga berencana mengeksplorasi 60 wilayah kerja migas baru. 

“Dari jumlah itu ada yang sudah selesai rencana pengembangannya, ada yang sudah dikerjakan tinggal menunggu launchingnya,” ucapnya.

Tidak hanya eksplorasi, Bahlil menyebut pemerintah juga sedang mengoptimalisasi peningkatan lifting migas dengan fokus penggunaan teknologi.  Salah satunya adalah menggunakan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) serta variasi sistem pengeboran.

“Dari yang tadinya dibor vertikal, sekarang horizontal. Menurut ahli, ini bisa meningkatkan lifting kita,” katanya.

Pemerintah juga akan mendorong eksploitasi sumur minyak idle well atau menganggur. Sumur ini akan dikerjasamakan dengan Pertamina serta beberapa perusahaan migas lainnya.

“Ini semua dalam rangka memaksimalkan potensi. Kalau ini mampu kita lakukan, maka apa yang menjadi arahan dan perintah Bapak Presiden, bisa kami jalankan,”

Presiden Prabowo dalam pemerintahannya saat ini mencanangkan swasembada energi bagi Indonesia dapat tercapai pada 2029.

Penyederhanaan Regulasi

Presiden Prabowo Subianto mengancam para pejabat negara yang tidak menaati arahan reformasi birokrasi dan perbaikan iklim investasi di sektor energi. Menurut Prabowo, komitmen para pejabat diperlukan lantaran saat ini terdapat puluhan wilayah kerja migas yang siap ditawarkan ke investor. 

Prabowo meminta agar badan-badan regulasi menyederhanakan aturan agar investasi dan kegiatan usaha tidak terhambat oleh birokrasi yang tidak efisien.

"Pejabat yang tidak mau menyederhanakan regulasi akan saya ganti akan saya copot. Banyak anak-anak muda yang nunggu diberi kesempatan," kata Prabowo saat menyampaikan arahan dalam gelaran IPA Convention & Exhibition di ICE BSD Tangerang pada Rabu (21/5). 

Ketua Umum Partai Gerindra itu memberi peringatan keras kepada pejabat yang tetap mempertahankan regulasi rumit. Prabowo turut menyindir budaya lama di birokrasi yang cenderung mempersulit urusan.

“Saya akan pinggirkan mereka-mereka yang tidak bekerja dengan baik. Sederhanakan semua proses, buat iklim sebaik mungkin untuk semua pihak yang ingin bekerja, dari luar negeri maupun dari dalam negeri," ujar Prabowo.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...