Kelangkaan BBM di Bengkulu Meluas, Gubernur Minta Pertamina Tambah Pasokan
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan meminta Pertamina menerapkan empat langkah strategis mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak di Provinsi Bengkulu.
Langkah pertama, ia mendorong PT Pertamina Patra Niaga menambah kuota BBM, baik yang subsidi maupun nonsubsidi, di setiap stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU yang ada di kota dan kabupaten Bengkulu.
Kemudian, Pertamina diminta melaporkan setiap kali menyuplai BBM dan extra droping ke masing-masing SPBU kepada pemerintah daerah. Gubernur juga meminta Pertamina agar menerbitkan surat imbauan atau surat edaran ke seluruh SPBU untuk melakukan pengaturan bagi kendaraan yang akan mengisi BBM.
"Untuk kendaraan roda empat maksimal 25 liter dan roda dua maksimal 5 liter per hari, serta melarang pengisian berulang-ulang untuk nomor plat kendaraan bermotor yang sama," kata Helmi dalam konferensi persnya di Bengkulu, Senin (26/5).
Langkah strategis keempat, menerbitkan surat imbauan atau surat edaran seluruh SPBU untuk melakukan pembatasan/pengaturan ulang jam operasional pada malam hari.
Dalam beberapa hari terakhir, Bengkulu mengalami kelangkaan BBM. Bahkan, harga di tingkat pengecer melonjak tinggi hingga Rp 30 ribu per liter.
