Bos Pertamina Jelaskan Skema Impor BBM, Bisa Diracik Sesuai Resep SPBU Swasta

Muhamad Fajar Riyandanu
19 September 2025, 21:00
Pertamina
Dok Pertamina
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri bersama seluruh jajaran direksi Holding dan Subholding Pertamina, pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Kamis (11/9/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Pertamina menyepakati skema impor BBM dengan SPBU swasta, di mana perusahaan akan memasok bahan bakar dasar (base fuel) untuk diolah sesuai kebutuhan masing-masing SPBU.

Dalam skema ini, Pertamina juga mempersilakan para SPBU swasta untuk mengolah bahan bakar dasar tersebut dengan menambahkan zat aditif tertentu sesuai dengan kriteria masing-masing badan usaha.

“Dalam arti base fuel awal ini nantinya kemudian diracik atau ditambahkan aditif sesuai dengan resep atau rahasia dapur dari masing-masing badan usaha,” ujar Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri di Istana Merdeka Jakarta pada Jumat (19/9).

Pihaknya telah mencapai kesepakatan dengan sektor swasta untuk memastikan pasokan BBM ke sejumlah SPBU swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo. Kesepakatan ini dapat terpenuh sepanjang 2025.

Kedua pihak sepakat berbagi peran dalam menjamin ketersediaan BBM domestik. Dalam skema ini, Pertamina akan bertidak sebagai pemasok bahan bakar dasar atau base fuel untuk para SPBU swasta.

“Kami temukan titik temu yaitu Pertamina akan impor dan memberikan kepada SPBU swasta itu base fuel,” ujar Simon

Simon menambahkan, penyediaan base fuel ini akan menyesuaikan standar yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Beri Izin Impor BBM ke Swasta

Politisi Partai Gerindra itu menekankan bahwa praktik tersebut bukan penerapan impor BBM satu pintu melalui Pertamina. Menurutnya, pemerintah tetap memberikan izin impor BBM kepada perusahaan swasta dengan jumlah kuota yang sama seperti tahun 2024.

Selain itu, pemerintah juga menyetujui penambahan izin impor BBM sebesar 10% untuk tahun ini, sebagai upaya memenuhi kebutuhan pasokan dan menjaga kelancaran distribusi.

“Impor tidak satu pintu, karena kalau impor satu pintu semua alokasi impor akan diberikan ke Pertamina dari awal tahun sampai satu tahun ke depan,” kata Simon.

Dia mengatakan langkah Pertamina untuk mengimpor base fuel untuk SPBU swasta merupakan tambahan di luar alokasi yang ditetapkan. Penambahan tersebut telah disepakati bersama sebagai bentuk kolaborasi antara SPBU swasta dan Pertamina. “Tidak ada kebijakan satu pintu kecuali untuk penambahan. Untuk penambahan ini kan di luar kuota,” ujarnya.

Pertamina dan sejumlah SPBU Swasta juga menyepakai penunjukan surveyor bersama untuk pengecekan kualitas base fuel agar tidak terjadi perbedaan standar. Langkah itu sebagai bentuk transparansi perhitungan harga impor bahan bakar dasar kepada SPBU swasta.

Simon berharap strategi tersebut dapat memastikan harga BBM swasta tetap stabil di masyarakat. “Kita akan transparan dan tentunya berharap agar harga di masyarakat tidak ada kenaikan,” kata Simon.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...