ESDM Bidik Tambang Batu Bara BUMN untuk Pasok Proyek DME di Kutai Timur

Sorta Tobing
31 Oktober 2025, 15:51
dme, batu bara, esdm
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi batu bara.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral membidik tambang batu bara yang dikelola oleh badan usaha milik negara sebagai  penyedia bahan baku proyek dimethyl ether (DME) di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

“Nanti akan dilihat, kalau memang masih ada beberapa konsesi milik BUMN dan relatif belum terpakai, bisa menggunakan itu,” ucap Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani ketika dijumpai di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Jumat (31/10).

Apabila tidak terdapat BUMN yang bsia menyediakan komoditas tersebut, pemerintah membuka peluang mencari suplai dari perusahaan batu bara lainnya. “Intinya, kami memanfaatkan batu bara yang rendah kalori, yang selama ini relatif tidak memiliki nilai ekonomi, tidak bisa dijual, tetapi bisa dimanfaatkan untuk kepentingan DME,” ucapnya.

Pemerintah membangun proyek hilirisasi batu bara DME di Kutai Timur, Kalimantan Timur, sebagai langkah untuk mengurangi impor elpiji atau LPG. Langkah ini selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada energi.

Proyek DME di Kutai Timur dirancang sebagai solusi konversi LPG demi meningkatkan kemandirian energi. Pemerintah menargetkan substitusi 100% LPG ke DME dapat tercapai pada tahun 2040.

Proyek ini juga menjadi bagian penting dari transformasi ekonomi Kalimantan Timur, yang saat ini memproduksi 42,8% batu bara nasional.

Satuan Tugas (Satgas) Hilirisasi dan Ketahanan Energi telah mengidentifikasi proyek DME sebagai salah satu dari 18 proyek prioritas nasional. Nilai investasi proyek konversi tersebut diperkirakan mencapai US$ 10,25 miliar atau setara Rp164 triliun.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...