PHE ONWJ Aktifkan Kembali Anjungan di Subang, Produksi 374 Barel Minyak per Hari

Mela Syaharani
5 November 2025, 10:52
pertamina, phe onwj
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wpa.
Foto aerial Anjungan Central Plant (kiri) dan Anjungan Bravo Flow Station (kanan) Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) di Laut Jawa, Jawa Barat, Sabtu (17/8/2024).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java mengaktifkan kembali sebuah anjungan di lepas pantai Kabupaten Subang, Jawa Barat, yang sempat dinonaktifkan pada 2010.

Melalui reaktivasi ini, anjungan tersebut memproduksi minyak mentah sebanyak 374 barel minyak per hari (bph). Angka produksi tersebut didapatkan dari dua sumur, yakni EZB-1S dan EZB-3S melalui test produksi pada 26 Oktober 2025. 

Perusahaan mengatakan reaktivasi ini dilakukan untuk memaksimalkan aset eksisting untuk mendukung pencapaian target produksi minyak nasional. Selain itu, General Manager PHE ONWJ Muzwir Wiratama, langkah tersebut menjadi salah satu strategi perusahaan dalam menjaga laju produksi migas.

"Misi kami jelas, yaitu membangunkan kembali setiap potensi yang masih tersimpan demi kontribusi nyata bagi produksi nasional," kata Muzwir dalam siaran pers, dikutip Rabu (5/11).

Wira menyebut menghidupkan kembali fasilitas yang telah nonaktif selama lebih dari satu dekade bukanlah pekerjaan sederhana. Operasi ini menuntut analisis mendalam dan standar keselamatan yang ketat. 

"Tim kami harus memastikan kembali integritas seluruh fasilitas, menganalisis ulang data bawah permukaan (subsurface), dan menerapkan teknologi yang adaptif untuk 'memancing' minyak keluar dari sumur-sumur tua ini,” ujarnya.

Untuk mendapatkan tambahan produksi migas saat ini tidak hanya berasal dari temuan baru, tapi juga mengelola sumber produksi yang sudah ada.”Setiap barel minyak yang berhasil kami produksi dari lapangan tua merupakan langkah efisiensi untuk mendukung kemandirian energi Indonesia," ucapnya.

Perusahaan saat ini juga berencana untuk memaksimalkan kinerja produksi anjungan tersebut secara keseluruhan, tidak hanya mengaktifkan dua sumur saja. "Kami akan melanjutkan pekerjaan serupa di sumur-sumur lain di Anjungan EZB, seperti EZB-1L, EZB-4, dan EZB-2," katanya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani
Editor: Sorta Tobing

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...