Sudah Ada Mind ID, Kenapa Pemerintah Ingin Bangun Lagi BUMN Tambang Perminas?
Pemerintah Indonesia membentuk sebuah BUMN pertambangan baru, bernama PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas). Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengatakan fokus utama pembentukan Perminas adalah untuk mengelola mineral kritis dan radioaktif.
“Mineral ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kebutuhan pembangunan dan industri strategis di dalam negeri,” kata Yuliot saat ditemui di kompleks DPR RI, Kamis (29/1).
PT Perminas ini akan berada di bawah naungan Daya Anagata Nusantara (Danantara), namun keberadaannya berbeda dengan holding industri pertambangan BUMN, MIND ID. Berdasarkan laman Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU), PT Perminas memang beralamat di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta.
Danantara sebelumnya mengatakan bahwa PT Perminas akan mengelola tambang emas Martabe yang saat ini dioperasikan oleh PT Agincourt Resources. Anak usaha United Tractors ini telah dicabut izinnya karena dianggap merusak lingkungan.
Yuliot menjelaskan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2025, perusahaan tambang yang ditertibkan ini memang akan dikelola lagi agar tidak terjadi penurunan nilai atas kegiatan pertambangan.
“Jadi ditangani melalui mekanisme Badan Layanan Usaha, kemungkinan itu nanti dikelola oleh BUMN atau badan usaha yang dibentuk khusus untuk penanganan kegiatan pertambangan,” ujarnya.
Dia tidak menjelaskan lebih lanjut apakah Perminas akan mengelola tambang emas di Tapanuli Selatan. Menurutnya, nasib pengelolaan Martabe saat ini masih dibahas antar kementerian.
Kendati demikian, dia memastikan jika Perminas nantinya akan mengelola tambang, perusahaan ini akan mengajukan izinnya ke Kementeriannya.
“Walaupun statusnya sebagai BUMN, perizinannya tetap di Kementerian ESDM,” ucapnya.
Peluang Dikelola Perminas
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan tambang emas Martabe di Sumatera Utara yang dikelola PT Agincourt Resources akan dialihkan ke BUMN baru yakni PT Perminas.
“Ke Perminas. Jadi ada Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) yang baru kami bentuk,” ujar Dony ketika ditemui setelah acara “Danantara: Menggerakkan Raksasa, Menyalakan Mesin Ekonomi Indonesia” yang digelar di Jakarta, Rabu (29/1).
Dony mengatakan Perminas berbeda dengan MIND ID. Pemerintah mengalihkan pengelolaan Agincourt ke Perminas agar bisnisnya berada di bawah Danantara. Nantinya, ia mengatakan Perminas akan beroperasi langsung di bawah Danantara.
“Pemerintah kan bisnisnya ada di bawah Danantara semua, kan? Tentu diserahkan ke Danantara. (Perminas) perusahaan di bawah Danantara,” ujar dia.
Meskipun demikian, Dony mengatakan bahwa komunikasi ihwal peralihan pengelolaan tambang Agincourt tidak dikomunikasikan oleh Danantara. Ia mengatakan langkah tersebut bukan merupakan bagian dari tugas Danantara.
“Itu bukan dengan kami, ya. Itu nanti mungkin akan dikomunikasikan,” kata Dony.
